Kis 15: 1-6  +  Mzm 122  +  Yoh 18: 1-8

 

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.  Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.  Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.  Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.  Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku'.

 

 

 

Meditatio

Yesus memberi perumpamaan tentang pokok anggur. 'Akulah Pokok Anggur yang benar dan Bapa-Kulah Pengusahanya'. Peranan Bapa dan Yesus berbeda.  'Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah'. Yesus menghendaki setiap orang yang percaya kepada berbuah selalu, menghasilakan kebaikan dan kebajikan terhadap sesame, bila tidak,  akan dipangkasNya. Apakah Yesus akan membinasakan umatNya? Sekedar penegasan saja tentunya, bahwa setiap orang yang mengikuti Dia harus menghasilkan aneka kabaikan bagi sesame.  

'Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu'. sabda Tuhan itu menguduskan, karena memang sabdaNya adalah roh dan kehiduapan. Karena itu,  'tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku'.  Hanya dalam yesus seseorag dapat menikati hidup ini dengan penuh sukacita, malah dia akan menadi berkat bagi sesame. Sebab memang apalah kita manusia yang serba terbatas dan lemah ini. Dalam Yesus, kita dapat menikmati hidup dengan penuh syukur.  'Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa'.  

'Barangsiapa tidak tinggal di dalam Aku, ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering, kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar'. Di luar Yesus, di luar Allah, di luar keselamatan, hidup akan tidak berarti. Mungkin segala-gakanya dapat kita buat dan kerjakan, tetapi semuanya tidak bermakna, karena tidak memberi kenyamanan hidup. Seua akn berakhir di makam, sebagaimana segala harta benda yang kita miliki. Apakah kita mempunyai nilai sama dengan harta benda? Bukankah kita diciptakan oleh Tuhan, sedangakan harta benda adalah ciptaan yang dapat kita nikmati? Di luar Yesus tidak ada keselamatan, sebaliknya kita akan tenggelam dalam kebinasaan.  

'Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya'. Semuanya akan kita nikmati, karena Tuhan ada bersma ita. Dalam Tuhan, segalanya akan terpenuhi, malah sebagaimana dikatakan Yesus sendiri, kita dapat melakukan segala pekerjaan yang telah dilakukan Yesus sendiri, bahkan lebih besar daripadanya.'Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku'. Menghasilkan banyak buah tentunya hendak kita mengerti bahwa kita dapat melakukan buah-bah yang diberikanNya, yakni cinta kasih. Ranting-ranting Poko Anggur akan menghasilkan segala yang dimiliki oleh Pokoknya.

 

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, hidup bersamaMu memang amat menyenangkan, hanya saja kami sering tidak setia dan ingin lari bahkan daripadaMu. Ingatkanlah kami, ya Yesus, bahwa hanya dalam Engkau kami dapat menikmati hidup ini dengan penuh sukacita. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya'.






Oremus Inter Nos

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening