Rabu dalam Pekan Paskah III, 13 April 2016

Kis 8: 1-8  +  Mzm 66  +  Yoh 6: 35-40

 

 

 

Lectio

Para murid melanjutkan perbincangan dengan Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.  Tetapi Aku telah berkata kepadamu: Sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya.  Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.  Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman.  Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman."

 

 


Meditatio

'Akulah Roti Hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi'. Penegasan Yesus benar-benar menyatakan bahwa Yesus haruslah menjadi kebutuhan setiap orang yang merindukan keselamatan. Sebagaimana orang memerlukan makanan agar hidup, demikianlah kita semua memerlukan Yesus Kristus agar dapat menikmati hidup kekal. Hidup kekal hanya ada dalam Tuhan kita Yesus Kristus.  'Tetapi Aku telah berkata kepadamu: sungguhpun kamu telah melihat Aku, kamu tidak percaya'. Sangat disayangkan memang, kalau orang-orang yang tidak mau datang kepadaNya. Bukankah keselamatan hanya pada Dia, yang kepadaNya Bapa berkenan, dan Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya. Namun Tuhan Allah tidak pernah memaksakan kehendakNya, kepada umat yang memang mempunyai akal budi dan kehendak bebas, tetapi Yesus amat menyesalkan kedegilan hati mereka (Mrk 16: 24)

'Semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang'. Siapakah yang dimaksudkan itu? Iman memang adalah usaha pengenalan umat manusia  dalam mengenal Tuhan Allah, tetapi tak dapat disangkal Tuhan Allah sendiri akan menarik semua orang yang berkenan kepadaNya. Sejauh mana keberkenanan seseorang kepada Tuhan Allah, Dia sendiri yang menentukannya. Namun tak dapat disangkal, seluruh umat manusia adalah orang-orang yang berkenan kepadaNya. Sebab bukankah Dia menciptakan manusia sesuai dengan kehendakNya? Bukankah Dia malah datang bukan untuk mencari orang benar, melainkan orang-orang yang bersalah dan dikuasai dosa? Semua orang berkenan kepadaNya. Aku akan menerima semua orang tanpa terkecuali,  'sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku'.

Apa kehendak Bapa yang mengutus Anak Manusia Yesus Kristus? 'Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman'. Allah menghendaki semua beroleh keselamatan, dan menikmati kebangkitan di akhir jaman. Semua orang diundangNya, dan tentunya mereka  'yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya'. Mereka itulah orang-orang yang  'beroleh hidup yang kekal'. Janganlah kita bertanya mengapa Allah menghendaki kita manusia selamat? Allah menghendaki kita manusia selamat, karena memang semenjak semula Allah menciptakan segala sesuatu baik adanya, bahkan secara istimewa manusia diciptakan sesuai dengan gambarNya. Karya penebusan Kristus di dunia adalah usaha mengambil dan menarik semua orang yang telah tercipta itu kembali kepadaNya. Lebih dari itu, kepercayaan akan Tuhan Allah membuat setiap orang untuk berani mewartakan kabar keselamatan, sebagaimana dikehendaki Allah. Itulah yang dilakukan para murid. Sebagaimana tersurat dalam kisah Para Rasul 8.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur karena kasihMu yang begitu besar Engkau tidak menghendaki satupun dari kami jauh dan menghilang daripadaMu. Bantulah kami agar semakin menyadari hal itu lewat setiap Ekaristi yang kami sambut, yang menguatkan dan menghidupkan kami. Amin

 

  

Contemplatio

'Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening