Senin dalam Pekan Paskah III, 11 April 2016

Kis 6: 8-15  +  Mzm 119  +  Yoh 6: 22-29

 

 

 

Lectio

Suatu hari orang banyak, yang masih tinggal di seberang, melihat bahwa di situ tidak ada perahu selain dari pada yang satu tadi dan bahwa Yesus tidak turut naik ke perahu itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya, dan bahwa murid-murid-Nya saja yang berangkat. Tetapi sementara itu beberapa perahu lain datang dari Tiberias dekat ke tempat mereka makan roti, sesudah Tuhan mengucapkan syukur atasnya.  Ketika orang banyak melihat, bahwa Yesus tidak ada di situ dan murid-murid-Nya juga tidak, mereka naik ke perahu-perahu itu lalu berangkat ke Kapernaum untuk mencari Yesus.  Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"  Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.  Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."  Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?" Jawab Yesus kepada mereka: "Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah."

 

 


Meditatio

'Guru, bilamana Engkau tiba di sini?'. Itulah pertanyaan banyak orang yang mencari Yesus. Mereka mencari dan mencariNya. Ada maksud tertentu dari sebagian mereka mencari sang Guru, yakni hendak menjadikan Dia Raja. Bukankah hidup akan terjamin dengan indahnya kalau Yesus kita ini menjadi Raja? Yesus yang tahu isi hati umatNya menjawab mereka: 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang'. Sebuah penyataan yang tidak mengenakkan, tetapi itulah juga yang sering terjadi sekarang ini juga. Orang menghayati hidup keagamaannya hanya ingin mendapatkan berkat. Malah tak jarang, penghayatan hidup keagamaan dilakukannya hanya untuk dilihat orang, dan guna mempertahankan status sosial yang dimilikinya.

'Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya', pinta Yesus kepada mereka semua. Bekerja yang menghantar setiap orang menuju kepada hidup kekal; dan hidup kekal itu hanya diberikan oleh Anak Manusia. Sebab memang Dialah yang akan menyerahkan nyawaNya menjadi tebusan hidup bagi seluruh umat manusia. Sebab memang Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya, dan bukannya kepada orang lain. Hanya kepadaNyalah Aku berkenan. Mendengar permintaan Yesus, mereka segera menyahut: 'apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?'. Para murid sepertinya amat tertarik dengan penyataan Yesus, sehingga mereka segera bertanya apa yang dikehendaki Allah. Mereka tidak bertanya apa yang dikehendaki Anak Manusia, melainkan yang dikehendaki Allah. Mereka sepertinya belum berani mengakui Yesus Kristus sebagai Dia yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya.

'Inilah pekerjaan yang dikehendaki Allah, yaitu hendaklah kamu percaya kepada Dia yang telah diutus Allah'. Sebuah penyataan yang membalik pertanyaan mereka, yakni hendaknya mereka percaya kepada Dia yang berdiri di hadapan mereka. Percaya kepada Kristus adalah sebuah pekerjaan, karena memang bukan soal percaya dengan bibir, tetapi dengan hati yang terungkap dalam kata-kata dan perbuatan sehari-hari. Aku percaya kepada ya Yesus berarti aku siap mengikuti Engkau, melakukan yang Engkau lakukan, tidak mencari kepuasan diri dan saya akan mengendalikan diri, bahkan memanggul salib kehidupanku sehari-hari, termasuk bila harus mengalami sebagaimana dialami Stefanus (Kis 6), sebagaimana yang kita dengarkan juga pada hari ini.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus,  bantulah kami agar mampu melakukan kehendak Bapa dengan semakin beriman kepadaMu, bahwa Engkaulah sang kehidupan yang mampu memberikan kehidupan kekal bagi kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal'.

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012