Hari Raya Kenaikan Tuhan kita Yesus Kristus, 5 Mei 2016

Kis 1: 1-11  +  Ef 1: 17-23  +  Luk 24: 46-53

 

  

Lectio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada para muridNya: "Ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga,  dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.  Kamu adalah saksi dari semuanya ini.  Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi."

Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka.  Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga.  Mereka sujud menyembah kepada-Nya, lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita. Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

 

 

Meditatio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada para muridNya: 'ada tertulis demikian: Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga'. Yesus kembali mengingatkan apa yang pernah dikatakan, bahwa Anak Manusia harus mengalami segala peristiwa Paskah itu sebagaimana dikehendaki oleh Allah Bapa yang mengutusNya; minimal yang terakhir ketika Yesus menjumpai kedua murid yang pergi ke Emaus. Segala peristiwa yang terjadi pada Anak Manusia memang harus terjadi, yang semuanya dilakukanNya sebagai seorang Mesias yang datang untuk menyelamatkan seluruh umat manusia. Lagi pula, tambahNya: 'dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem'. Berdasar peristiwa Anak Manusia, maka setiap orang diajak untuk berani bertobat dan bertobat, sebab hanya dengan bertobat seseorang dapat menikmati rahmat dan berkatNya. Bertobat berarti membiarkan diri diselamatkan Allah; bertobat berarti berani mendekati Allah dengan tanpa memperhitungkan dosa dan kesalahan yang telah dilakukannya, sebab memang kasihNya menyapa setiap orang untuk mendapatkan pengampunan dosa. Allah kita adalah Allah yang Maharahim dan penuh belaskasih.

'Kamu adalah saksi dari semuanya ini'. Yesus meminta mereka para Rasul, karena memang merekalah yang telah hidup bersama sang Guru semenjak semula (Yoh 15: 27). Mereka diminta untuk berani berbagi. Apalagi  'Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku'. Apa itu? tentunya Roh Kudus, Roh kebenaran, Roh yang keluar dari Bapa dan Putera. Bersama RohNya yang kudus itulah, para murid akan siap sedia menjadi saksi-saksi kebenaranNya. 'Kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi' (Kis 1). 'Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi', tegas Yesus. Ini semua hendak menyatakan bahwa Kristus Tuhan tidak hanya pandai menyuruh dan menyuruh para muridNya, melainkan Dia juga bertanggungjawab atas mereka semua. Yesus memperlengkapi mereka dengan pelbagai karuniaNya yang menjadi bekal dalam perjalanan hidupNya. Penyataan ini sekaligus mengingatkan, agar mereka tidak mengandalkan kekuatan diri sendiri dalam karya pewartaan, karena memang yang diwartakan haruslah sabda dan kehendak Tuhan, dan bukannya kehendak mereka walau mereka telah bergaul selalu denganNya semenjak semula. Pewartaan para murid adalah pewartaan sabda dan kehendakNya, sebagaimana Kristus sendiri telah melakukan bahwa segala yang dilakukanNya adalah segala perkerjaan yang dilakukan Bapa.

Lalu Yesus membawa mereka ke luar kota sampai dekat Betania. Entah wilayah mana tepatnya tidak disebutkan.  Di situ Ia mengangkat tangan-Nya dan memberkati mereka. Berkat Tuhan berarti penyertaan Tuhan Allah sendiri.  Dan ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke sorga. Yesus terangkat ke surga untuk menyiapkan tempat bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Sebab memang di rumahNya ada banyak tempat tinggal, sehingga di mana Dia berada, kita pun akan berada dan tinggal bersamaNya (Yoh 11). Mereka sujud menyembah kepada-Nya   sampai awan menutup-Nya dari pandangan mereka. Tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka, dan berkata kepada mereka: 'hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga' (Kis 1).  Lalu mereka pulang ke Yerusalem dengan sangat bersukacita.

Mereka senantiasa berada di dalam Bait Allah dan memuliakan Allah.

Lalu apa yang dapat kita buat dengan peristiwa KenaikanNya ini? Kenaikan Tuhan Yesus Kristus bukanlah meninggalkan kita orang-orang yang dikasihiNya. Dengan KenaikanNya, Allah Bapa 'mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga, jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang' (Ef 1). Kuasa inilah yang diterima Kristus dengan KenaikanNya ke surga. Dia naik ke surga, karena memang Dialah yang telah turun dari surga (Yoh 3: 13). Dia yang ada sebelum segala abad telah mengembalikan segala sesuatu menjadi milikNya kembali. Karya penebusan Kristus telah membuat seluruh umat manusia menjadi milikNya kembali, yang memang sebelunya telah hilang karena dosa. Sekarang ini 'segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Jemaat yang adalah tubuh-Nya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu'. Kita manusia dapat menikmati hidup yang sebenarnya, dan menghasilkan banyak buah, dan bahkan beroleh keselamatan, bila memang kita hidup selalu dalam Dia, tinggal dalam kasihNya, bagaikan ranting pada Pokok Anggur.

  

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau sendiri yang memilih dan mengangkat kami menjadi murid-muridMu. Kau sertai pula kami dengan Roh Kudus yang senantiasa menolong dan menguatkan kami. Kiranya kamipun semakin berani dalam mewartakan sabda dan kehendakMu. Amin

 

 

Contemplatio

'Kamu adalah saksi dari semuanya ini.  Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku'.

 

 



Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012