Rabu dalam Masa Biasa VII, 18 Mei 2016

Yak 4: 13-17  +  Mzm 49  +  Mrk 9: 38-40

 

 

Lectio

Suatu hari berkatalah Yohanes kepada Yesus: "Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita."  Tetapi kata Yesus: "Jangan kamu cegah dia! Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku.  Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita".

 

 

 

Meditatio                                                                               

'Guru, kami lihat seorang yang bukan pengikut kita mengusir setan demi nama-Mu, lalu kami cegah orang itu, karena ia bukan pengikut kita', lapor Yohanes kepada Yesus sang Guru. Dia melarang dan mencegah orang itu mengusir kuasa dengan satu alasan: karena dia bukan anggota komunitas. Bukankah Guru kita ini adalah milik komunitas kita? Egosime sektoral memang amatlah kuat dalam diri banyak orang. Itulah yang dirasakan dan dibangga-banggakan Yohanes. Mungkinkah juga komunitas kita? Bukankah Tuhan Allah itu sang Empunya kehidupan? Bukan Allah menyelamatkan (=Yesus) itu adalah kehendak Allah dan  Allah sendiri yang berkarya? Bukankah Allah mempunyai hak menggunakan dan memakai seseorang untuk mewartakan kebaikan dan keselamatan? Kalau Allah menghendaki, mengapa kita melarangnya?

'Jangan kamu cegah dia!', tegas Yesus.  'Sebab tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku'. Yesus mengijinkan setiap orang untuk mewartakan kasih Allah.  Malahan, 'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu' (Yoh 14: 12). 'Barangsiapa tidak melawan kita, ia ada di pihak kita', tegas Yesus yang meminta setiap orang tidak ego-sektoral, yang merasa diri baik dan meniadakan orang lain.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami ini memang sering mau mencari senangnya sendiri, bahkan kalaua bisa tidak ada orang yang lebih hebat dari kami. Kami amat egois. Ajari kami, ya Yesus, untuk semakin berani mengandalkan Engkau dan berani melihat bahwa di tengah-tengah kami ada banyak orang yang lebih mampu dan hebat dari kami. Amin.

 

 

 Contemplatio

'Tidak seorang pun yang telah mengadakan mujizat demi nama-Ku, dapat seketika itu juga mengumpat Aku'.





Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012