Senin dalam Pekan Paskah VI, 2 Mei 2016


Kis 16: 11-15  +  Mzm 149  +  Yoh 15:26 – 16:4

 

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'jika Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.  Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku.  Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku. Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu'.

 

 

 

Meditatio

'Jika Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku', tegas Yesus kepada para muridNya. Ia akan mengutus RohNya yang kudus. Dia tidak mengutus nabi atau pewarta. Dia mengutus RohNya sendiri, yang datang dalam nama Bapa. Dia akan berkata-kata tentang kebenaran, yang memang telah diwartakanNya. Seluruh karya pewartaan RohNya itu mewartakan tentang kebenaran yang telah disampaikan oleh Yesus, karena satu Asal, yakni Bapa yang kudus. Bukanlah RohNya yang kudus, bila Dia mewartakan segala yang bertentangan dengan Dia yang mengutusNya.   

'Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku', tambah Yesus. Para murid mendapatkan tugas perutusan, karena memang merekalah yang mendengarkan segala yang diwartakan oleh sang Guru. Mereka mempunyai tugas yang sama dengan Roh Kudus, karena memang mereka berada dalam bimbingan Roh Allah sendiri. 'Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku'. Yesus menantang para muridNya agar berani bersaksi tentang diriNya. Dia mengatakan semenjak semula, supaya mereka jangan kaget bahwa memang tugas itu telah diberikan sebelum segalanya terjadi, sebelum Dia ditinggikan di kayu salib, sebelum Dia terangkat ke surga. Sebab memang Roh Kudus akan menyertai mereka semua, tetapi tak dapat disangkal, Yesus mengingatkan, bahwa 'kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah'. Pengenalan akan Kristus Yesus, pengenalan akan namaNya membawa konsekuensi yang amat berat. Mereka akan berhadapan dengan kawanan serigala yang berbulu domba, karena mereka akan mendapatkan serangan yang sangat hebat. Mereka  para penyerang malah mengaku sebagai orang-orang yang diutus Allah, tetapi tidak segan-segan membunuh dan membunuh. Secara logis, mana mungkin ada orang membawa nama Allah tetapi membinasakan orang-orang yang mengenal Allah. Allah tentunya tidak pernah memerintahkan supaya membunuh orang-orang yang dikasihiNya, mereka yang menjadi milikNya. 'Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku'. Mereka adalah orang-orang keblinger (Jawa). Siapakah mereka? Yesus tidak menyebut namanya; hanya saja mereka adalah orang-orang yang memang tidak mengenal baik Bapa maupun Aku, tegas Yesus.

'Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu'.

Mengikuti Yesus, percaya kepadaNya itu memang berat. Kita diminta menyangkal diri, memikul salib dan mengikutiNya.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, begitu banyak tantangan yang harus kami hadapi dalam mengikuti Engkau. Tetapi kami percaya Roh Kudus yang Kau janjikan, akan selalu mendampingi dan mendatangkan sukacita yang memberi kekuatan dalam tugas pelayanan kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku',

 

 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening