Hati Yesus yang Mahakudus, 3 Juni 2016

Yeh 34: 11-16  +  Rom 5: 5-11   +  Luk 15: 3-7

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus mengatakan perumpamaan ini kepada mereka:  "Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya?  Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,  dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan.  Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan."

 

 

Meditatio

'Siapakah di antara kamu yang mempunyai seratus ekor domba, dan jikalau ia kehilangan seekor di antaranya, tidak meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di padang gurun dan pergi mencari yang sesat itu sampai ia menemukannya? Dan kalau ia telah menemukannya, ia meletakkannya di atas bahunya dengan gembira,  dan setibanya di rumah ia memanggil sahabat-sahabat dan tetangga-tetangganya serta berkata kepada mereka: bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan'. Itulah sebuah perumpamaan yang disampaikan Yesus kepada para muridNya, kepada kita semua. Betapa posesifnya gembala itu. Mengapa? Karena memang dia amat bertanggungjawab atas domba-domba yang dipercayakan kepadanya.  'Seperti seorang gembala mencari dombanya pada waktu domba itu tercerai dari kawanan dombanya, begitulah Aku akan mencari domba-domba-Ku dan Aku akan menyelamatkan mereka dari segala tempat. Aku sendiri akan menggembalakan domba-domba-Ku dan Aku akan membiarkan mereka berbaring, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Yang hilang akan Kucari, yang tersesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kukuatkan, serta yang gemuk dan yang kuat akan Kulindungi; Aku akan menggembalakan mereka sebagaimana seharusnya' (Yeh 34: 14-16)

'Aku berkata kepadamu', tegas Yesus kepada mereka semua,  'demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat, lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan'. PenyataanNya ini mengajak kita semua orang yang percaya akan keselamatan agar berani bertobat dan bertobat. Perjalanan hidup ini hendaknya malahan menjadi suatu perziarahan pertobatan. Sebab kapan kita bebas dari aneka kecenderungan insani? Semangat pertobatan akan mengimbangi perjalanan keseharian hidup, yang memang tak jarang dikuasai oleh aneka kecenderungan insani.

Tuhan Yesus akan mencari dan mencari umatNya yang tersesat. Yesus dalam perjalanan hidupnya di Palestina tidak henti-hentinya menghampiri komunitas kaum pendosa, sebagaimana yang disebut oleh kaum Farisi dan ahli-ahli Taurat. Mereka kaum berdosa disapa dan disapaNya, bahkan merangkul mereka dengan makan bersama, sebagai tanda persaudaraan yang menyatukan. Yesus menyapa mereka, karena Yesus memiliki mereka. Seluruh umat manusia adalah milikNya. Yesus mencari mereka, karena Dia mempunyai hati terhadap umatNya. Dia tidak bertitik tolak pada keadilan, melainkan kepada kerahiman dan belaskasihNya yang menyelamatkan. 'Jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya.  Dan bukan hanya itu saja! Kita malah bermegah dalam Allah oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, sebab oleh Dia kita telah menerima pendamaian itu' (Rom 5: 10-11).

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, begitu besar kasihMu terhadap kami anak-anakMu, tidak Kau biarkan kami jatuh dan terpisah dariMu. Hati Kudus Yesus, terima kasih, karena belaskasihMu itu, kami Kau perkenankan menikmati sukacita surgawi kelak. Amin

 

 

Contemplatio

'Bersukacitalah bersama-sama dengan aku, sebab dombaku yang hilang itu telah kutemukan'.

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening