Rabu dalam Pekan Biasa XII, 22 Juni 2016

2Raj 22: 8-13  +  Mzm 119  +  Mat 7: 15-20

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali bersabdalah Yesus: 'waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.  Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka'.

 

 

 

Meditatio

'Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas'. Sebuah penyataan Yesus agar kita berani bertindak bijak dalam mendengarkan dan memilih sesuatu. Kita amat sulit memang berhadapan dengan kenyataan lapangan.  'Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka',  tegas Yesus. Kita memang harus bersama dan setia menanti. Di situlah malahan kesempatan kita untuk merenung sejenak dan bertindak dengan bijak. 'Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?  Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.  Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka'. Yesus benar-benar mengajak kita untuk berani berhati-hati dan waspada, tetapi bukannya mencurigai setiap karya pelayanan. Sebab memang kita juga harus berani bersikap dan bertindak bijak dalam mendengarkan dan bergaul dengan mereka. Ketidakmauan kita untuk bertindak bijak, dan hanya mengandalkan penglihatan mata dan pendengaran telinga, tetapi tidak mau menggunakan mata dan telinga hati akan membuat kita merasa kecolongan dengan aneka macam datangnya serigaa yang berbulu domba.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, pertajamlah mata dan telinga kami dalam kehidupan kami sehari-hari, agar kami dapat menikmati hidup ini dengan penuh syukur, dan juga kami semakin berani belajar tentang kehidupan ini. Amin.

 

 

 

Contemplatio

''Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas'.

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening