Sabtu dalam Pekan Biasa X, 11 Juni 2016

Kis 11: 21-26  +  Mzm 98  +  Mat 10: 7-13

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda keada para muridNya: 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.  Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.  Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.  Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.  Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu'.

 

 

Meditatio

'Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'. Inilah permintaan Yesus kepada para muridNya. Kerajaan Surga sudah dekat? Dia tidak jauh lagi. Mengapa KerajaanNya perlu diberitakan? Warta Kerajaan perlu diteruskan kepada semua orang, karena Allah menghendaki semua orang beroleh selamat. Bukankah seluruh umat manusia adalah milik Allah? Wajarlah kalau Allah menghendaki tak seorangpun binasa.

'Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan'. Yesus berkata begitu, tentunya para muridNya sudah dipersiapkan dengan baik. Yesus tentunya tidak menyuruh para muridNya pergi dengan tangan hampa. 'Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'. Tugas perutusan adalah tugas berbagi; berbagi segala yang indah yang kita miliki, terlebih tentunya berbagi keselamatan yang boleh kita terima, dan bahkan telah menjadi jaminan hidup kita ini. Tugas perutusan adalah tugas yang dinikmati oleh orang-orang yang tahu berterima kasih.

'Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya'. Janganlah kita direpotkan dengan aneka prasarana dalam karya pelayanan terhadap Tuhan dan sesama. Segala yang ada tentunya cukup menjadi sarana pelayanan dan pengabdian. Kiranya aneka sarana malahan hendaknya tidak menjadi halangan bagi kita untuk melayani, malah menenggelamkan kita dalam aneka sarana , sehingga lupa untuk melakukan tugas perutusan yang dipercayakan kepada kita.   

'Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat.  Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu'. Dalam tugas perutusan, kita bisa diterima ataupun ditolak. Itu wajar. Keselamatan adalah sebuah pilihan hidup, walau Allah menghendaki semua orang beroleh selamat. Salam dan kasih harus tetap ditebarkan bagi setiap orang yang berkehendak baik.

Kapan kita menjadi pewarta kabar sukacita? Barnabas adalah orang baik, penuh dengan Roh Kudus dan iman. Sejumlah orang dibawa kepada Tuhan (Kis 11; 24). Sebuah kesaksian tentang kebaikan hati Barnabas. Memang dia adalah seorang pewarta yang handal, tetapi tak dapat disangkal kebaikan hati dan kekudusan jiwa membuat banyak orang terpanggil untuk berani datang kepada Allah. Barnabas benar-benar menghayati sabda dan kehendak Yesus sendiri: 'hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga'  (Mat 5: 16). Pewartaan bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dalam karya dan tindakan.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur atas segala rahmat kasihMu yang menyertai kehidupan kami, kiranya kami semakin tergerak untuk berbagi dengan sesama, melalui apa yang bisa kami lakukan bagi mereka. Agar semakin banyak orang dapat menikmati kasih dan keselamatan daripadaMu.

Santo Barnabas, doakanlah kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma'.

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening