Kamis dalam Pekan Biasa XIV, 7 Juli 2016


Hos 11: 1-4.8-9  +  Mzm 80  +  Mat 10: 7-15

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu mengutus mereka. KataNya: 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat.  Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.  Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya.  Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.  Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu.  Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu."

 

 

 

Meditatio

Suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu mengutus mereka. KataNya: 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat'. Kerajaan surga sudah dekat karena memang setiap orang diminta untuk berani membuka diri dan menerimaNya dengan penuh sukacita. Dia sang Raja sudah hadir di tengah-tengah umatNya. Keberanian orang untuk menerima Kristus Tuhan berarti membiarkan KerajaanNya semakin nyata dalam dirinya.

'Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-Cuma'. Yesus berkata demikian, karena memang para murid telah dibekali dengan pelbagai karuniaNya. Menjadi pewarta sabda dan murid-muridNya berarti menjadi orang yang murah hati, seperti Yesus sendiri telah mendahului bermurah hati kepada umatNya. Segala karunia yang diberikanNya adalah untuk dibagikan kepada sesama. Demi pembangunan umat Allah, kata Paulus.

'Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga dalam ikat pinggangmu.  Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya'. Para murid hendaknya tidak menyibukkan diri dengan aneka fasilitas yang dimilikinya. Tuhan Allah akan atur penghidupan para muridNya. Bukankah Tuhan Allah lebih memperhatikan umat milikNya sendiri daripada burung-burung udara yang memang tidak menanam dan menabur selalu mendapatkan makanan daripadaNya? Para murid diajak untuk berani menerima apa adanya dan bersyukur selalu.

'Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat. Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka.  Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu'. Dua hal disampaikanNya, yakni agar tidak berpindah-pindah tempat sebagai tanda bahwa murid harus setia pada tugas perutusan. Dan yang kedua hendaknya selalu mendahului memberi hormat kepada orang lain.  'Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu'. Pewartaan mereka adalah pewartaan sabda Tuhan, maka setiap orang hendaknya berani mendengarkannya. Penolakan terhadap para murid memang berarti penolakan terhadap Dia yang mengutusnya. 'Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu'. Dalam hal keselamatan, Yesus sepertinya tidak mau tawar menawar. Setiap orang harus berani menerimanya. Apakah ini berarti sebuah pemaksaan kehendak? Benar. Allah menghendaki keselamatan. Sebab di luar keselamatan hanyalah kebinasaan. Sebaliknya, pertobatan malahan menyenangkan hati Tuhan.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, sabdaMu adalah kebenaran yang menyelamatkan, maka dampingi dan bantulah kami selalu, agar mampu menjadi terang dan dapat diterima sesama yang mendatangkan sukacita serta merasakan kehadiranMu di dalamnya. Amin

 

 

Contemplatio

'Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat'.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening