Peringatan Yoakim dan Anna, 26 Juli 2016

Sir 44: 10-15  +  Mzm 132  +  Mat 13: 16-17

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali berkatalah Yesus: 'berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar.  Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'.

 

 

Meditatio

Pada suatu kali berkatalah Yesus: 'berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar'. Kenapa? Apakah mereka mendengarkan sesuatu yang istimewa dan melihat sesuatu yang luhur dan mulia? Ya benar. 'Sebab banyak nabi dan orang benar ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Itulah karunia indah yang mereka peroleh. Mereka mendapatkan kesempatan yang luar biasa, yakni boleh mendengar dan melihat yang menjadi kerinduan para nabi dan orang-orang benar? Kesempatan itu adalah mendengar dan melihat Yesus Kristus Tuhan. Sebab Dia yang selama ini hanya didengarkan dengan perantaraan para nabi, kini mereka melihat sendiri dengan mata kepala dan mendengarkan dengan telinga yang penuh kepekaan. Mereka bukan hanya mendengar dan melihat, malah mereka tinggal bersama dengan Yesus Kristus sang Empunya kehidupan.

Selain karena belaskasih Tuhan Allah sendiri kepada umatNya, maka kita dapat melihat dan mendengarNya, layaklah kalau kita juga bersyukur bersama Maria. Sebab karena keberanian  Maria mengamini sabda dan kehendak Tuhan; aku hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu Allah menyatakan diri secara nyata dan menjadi manusia sama seperti kita umatNya, kecuali dalam hal dosa. Allah hadir secara nyata di tengah-tengah umatNya. Keberanian Maria menjawab panggilan Tuhan sepertinya telah dikondisikan oleh kedua orangtuanya, Yoakim dn Anna, yang dengan setia melatih anak-anaknya mendengarkan sapaan dan kemauan Tuhan.  Maria adalah buah kebajikan dari kedua orangtuanya yang menaruh perhatian kepada kehendak Tuhan.          

Peringatan santo Yoakim dan Anna adalah penghormatan terhadap kedua orangtua kita yang memang Tuhan sendiri telah melimpahkan belaskasihNya kepada kita melalui kedua orangtua kita. Kedua orangtua kita adalah 'orang-orang kesayangan, yang kebajikannya tidak sampai terlupa; semuanya tetap tinggal pada keturunannya sebagai warisan baik yang berasal dari mereka' (Sir 44: 10-11). Melalui kedua orangtua kita, kita mendapatkan banyak hal yang indah dari Tuhan Allah yang Empunya kehidupan ini. Allah tidak melemparkannya dari atas, melainkan Allah mengajak kedua orangtua kita untuk melatih kita anak-anaknya menerimanya dengan sukacita,dan malah diajak untuk menumbuh kembangkannya.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur karena belas kasihMu kami boleh mengenal Engkau lewat sabdaMu. Kiranya kamipun dapat menjadi contoh dalam mendidik anak-anak untuk lebih mengenal dan mendengarkan sapaanMu.

Santo Yoakim dan Anna, doakanlah kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Berbahagialah matamu karena melihat dan telingamu karena mendengar'.

 

 






Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012