Senin dalam Pekan Biasa XVI, 18 Juli 2016

Mi 6: 1-8  +  Mzm 50  +  Mat 12: 38-42

 

 

 

Lectio

Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu."  Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus.  Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam.  Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus!  Pada waktu penghakiman, ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya juga. Sebab ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo, dan sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Salomo!"

 

 

Meditatio

Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: 'Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu'.  Entah mengapa mereka meminta tanda? Namun seperti biasa, permintaan semacam itu, karena ketidakpercayaan kepada Yesus Tuhan. Mendengar  permintaan mereka, Yesus menjawab: 'angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda'. Yesus bukannya memandang mereka sebagai orang yang tidak percaya, malah sebagai orang-orang yang jahat dan tidak setia. Mereka bukan orang-orang berdosa, melainkan orang-orang yang jahat. 'Kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus'. Mengapa? Bukankah tanda itu sudah lama dan telah tersurat dalam kitab Perjanjian Lama?  'Seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam'. Yesus tidak memberi tanda baru, karena memang Dia juga akan ditiadakan selama tiga malam. Hanya saja, kalau Yunus dia masuk dalam perut ikan sebagai hukuman dari Tuhan Allah, karena dia melarikan diri dari tugas perutusannya, sedangkan Kristus secara sengaja menyerahkan nyawa dan masuk dalam dunia kematian guna menjadi tebusan bagi seluruh umat manusia. Karya penyelamatan seluruh umat manusia, terjadi karena Yesus Kristus. Ketiadaannya di bumi selama tiga hari sama, tetapi mempunyai intensi perutusan yang amat berbeda. Yang satu karena hukuman, sedangkan yang lain, yakni Yesus Kristus, menjadi tebusan bagi seluruh umat manusia.

'Pada waktu penghakiman, orang-orang Niniwe akan bangkit bersama angkatan ini dan menghukumnya juga. Sebab orang-orang Niniwe itu bertobat setelah mendengar pemberitaan Yunus'. Orang-orang Niniwe bangkit untuk menghukum, sedangkan orang-orang angkatan itu akan dihukum. Demikian juga, 'ratu dari Selatan itu akan bangkit bersama angkatan ini dan ia akan menghukumnya'. Dia juga akan menghukum, tetapi tidaklah dengan orang-orang sejaman Yesus, karena  'ratu ini datang dari ujung bumi untuk mendengar hikmat Salomo'. Kalau pewartaan Yunus dan Salomo saja mendapatkan perhatian dari orang Niniwe dan ratu dari Selatan, seharusnya orang-orang sejamanNya itu berani mendengarkan dan bertobat kepada Dia, Anak Manusia. Sebab memang Yesus Kristus itu 'lebih dari pada Yunus ataupun Salomo'.

Mengapa Salomo dan Yunus lebih menarik daripada Yesus? Itulah yang sulit kita renungkan. Bukankah Yesus malah mampu mengadakan aneka mukjizat, walau Dia melarang semua orang untuk memberitakan? Bukankah Petrus pun sudah pernah menyebut bahwa Dia adalah Mesias, walau pun Dia juga melarang para murid memberitakan siapakah diriNya? Apakah terlalu cepat kalau kita mengatakan karena kedegilan hati (Mrk 16: 14), sehingga mereka tidak mau percaya kepadaNya? Atau karena mereka tidak mampu melihat sesuatu yang lebih, walau mereka telah menemukan mutiara yang indah (Mat 13) dalam perjalanan hidup mereka? Atau memang karena tuntutan Yesus terlalu berat, seperti menyangkal diri dan memanggul salib, tidak boleh menoleh ke belakang, dan bahkan tidak boleh lebih mengasihi anak-anak atau orangtuanya  daripada kepada Yesus? Atau memang karena kehadiranNya yang membawa pedang dan menimbulkan perbantahan? Apakah kalian telah Kususahkan, kata Tuhan sendiri melalui nabi Mikha? (Mi 6: 3)

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, perteguh iman kami kepadaMu, agar mampu menangkap misi perutusanMu dalam karya penyelamatan umat manusia. Dan tanganMu selalu terbuka bagi kami yang berani kembali kepadaMu dan menikmati yang indah bersamaMu. Amin

 

 

Contemplatio

'Sesungguhnya yang ada di sini lebih dari pada Yunus'!

 

 

 



Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening