Sabtu dalam Pekan Biasa XIX, 13 Agustus 2016

Yeh 18: 1-10  +  Mzm 51  +  Mat 19: 13-15

 

 

 

Lectio

Suatu hari orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu.  Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga."  Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

 

 

 

Meditatio

Suatu hari orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Mengapa para murid melarang mereka mengajak anak-anaknya datang kepada Yesus? Apakah anak-anak hanya akan membikin repot urusan sang Guru? Apakah soal keselamatan itu bukan soal yang tepat dibicarakan bersama anak-anak? apakah belum terpikirkan bahwa anak-anak adalah generasi pewaris dari harapan dan cita-cita? Apakah mereka lupa akan pepatah sebagaimana pernah diingatkan oleh Yeheskiel, bawasannya ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu? (Yeh 18: 2). Para murid sepertinya tidak ingin melibatkan anak-anak dalam perkara kabar sukacita. Padahal bukankah sudah beberapa kali Yesus membiarkan anak-anak datang dan mendengarkan pengajaranNya? Bukankah pada waktu pergandaan roti jumlah mereka cukup banyak, walau tidak diperhitungkan oleh banyak orang?  Tetapi Yesus berkata: 'biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga'. Sikap anak-anak yang polos, taat dan jujur menjadi kebanggaan tersendiri bagi Tuhan Yesus. Sikap seperti itulah yang seharusnya dilakukan oleh setiap orang yang percaya kepada Tuhan. Yesus meminta para murid membiarkan semua orang datang kepadaNya, termasuk anak-anak kecil, karena semua orang adalah pewaris keselamatan Allah. Kehadiran anak-anak minimal mengingatkan semua orang untuk berani taat, polos dan jujur kepda Tuhan.  

Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, sadarkanlah kami bahwa keselamatan itu adalah hak dan milik semua orang. Sebab tak jarang, kata-kata dan perbuatan kami seringkali menghalang-halangi orang lain untuk menikmati keselamatan yang berasal daripadaMu. Amin.

 

 

Contemplatio

'Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga'.

 

 

 

Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening