Jumat dalam Pekan Biasa XXIV, 16 September 2016

1Kor 15: 12-20  +  Mzm 17  +  Luk 8: 1-3

 

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

 

 

Meditatio

Pada waktu itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Mengapa hanya Maria Magdalena saja yang setia menghantar Yesus sampai di kaki salib, sebagaiama kita dengar dalam peristiwa salib yang kita renungkan Kamis kemarin? Kenapa mereka tidak sampai akhir hidup dalam mengikuti Yesus? Apakah karena mereka orang-orang berada sehingga takut tercatut nama mereka dalam komunitas Guru dari Nazaret itu? Apakah mereka itu seperti Yusuf dari Arimatea yang dima-diam memang telah menjadi murid Kristus? Selain dari para murid, hanya kaum perempuan yang banyak ikut dalam perjalanan Yesus. Mengapa? Apakah memang mereka hendak menggunakan mammon yang tidak jujur itu dalam menggalang persahabatan dengan sesame, sebagaimana yang hendak kita renungkan di hari Minggu nanti? Apakah karena mereka itu orang-orang yang tidak diperhitungkan, maka tanpa kuatir mereka mengikuti Yesus? Namun tak dapat disangkal, pasti mereka melihat sesuatu yang indah dan luhur dalam diri sang Guru dari Nazaret itu. Kaum perempuan memang selalu berada di garis depan dalam pengalaman hidup rohani, dalam mengejar keselamatan. Banyaknya kaum perempuan yang mengikuti Yesus dengan setia, apakah kita berani berkata bahwsannya penghuni surge kelak dipenuhi kaum perempuan?

 

 

Oratio

Yesus Kristus, kaum perempuan memang lebih berani dan setia dalam mengikuti Engkau. Jiwailah kami dengan semangatMu sendiri, agar kami pun denga setia mengikuti Engkau. Sebab hanya dalam Egkaulah ada kehidupan, dan kebangkitan benar-ebnar terjadi hanya karena Engkau, sebagaimana dikatakan oleh Paulus dalam surat, bahwa 'jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Sungguh benar, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal'.

Santo Siprianus dan Kornelius, doakanlah kami. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Sungguh benar, bahwa Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati, sebagai yang sulung dari orang-orang yang telah meninggal'.

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening