Pesta Kelahiran Maria, 8 September 2016


Rom 8: 28-30  +  Mzm 13  +  Mat 1: 1-16

 

 

 

Lectio

Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak, Ishak memperanakkan Yakub, Yakub memperanakkan Yehuda dan saudara-saudaranya,  Yehuda memperanakkan Peres dan Zerah dari Tamar, Peres memperanakkan Hezron, Hezron memperanakkan Ram, Ram memperanakkan Aminadab, Aminadab memperanakkan Nahason, Nahason memperanakkan Salmon,  Salmon memperanakkan Boas dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,  Isai memperanakkan raja Daud. Daud memperanakkan Salomo dari isteri Uria, Salomo memperanakkan Rehabeam, Rehabeam memperanakkan Abia, Abia memperanakkan Asa, Asa memperanakkan Yosafat, Yosafat memperanakkan Yoram, Yoram memperanakkan Uzia,  Uzia memperanakkan Yotam, Yotam memperanakkan Ahas, Ahas memperanakkan Hizkia, Hizkia memperanakkan Manasye, Manasye memperanakkan Amon, Amon memperanakkan Yosia, Yosia memperanakkan Yekhonya dan saudara-saudaranya pada waktu pembuangan ke Babel.

Sesudah pembuangan ke Babel, Yekhonya memperanakkan Sealtiel, Sealtiel memperanakkan Zerubabel,  Zerubabel memperanakkan Abihud, Abihud memperanakkan Elyakim, Elyakim memperanakkan Azor, Azor memperanakkan Zadok, Zadok memperanakkan Akhim, Akhim memperanakkan Eliud,  Eliud memperanakkan Eleazar, Eleazar memperanakkan Matan, Matan memperanakkan Yakub,  Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

 

 

Meditatio

Dari Injil hari ini, Maria tercatat sekedar tambahan saja dari silsilah yang tertera dalam Kitab Suci. Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus. Maria tidak termasuk dari orang-orang yang terpilih secara hirarki-historis bangsa pilihan. Maria sepertinya hanya sebagai obyek penderita atau pelaku, dan bukanlah subyek yang melanjutkan silsilah orang-orang terpilih. Maria hanyalah orang yang menggenapi bahwa Dia, Mesias Putera Daud, akan dilahirkan oleh wangsa Daud. Maria adalah orang yang tidak diperhitungkan, orang yang berada di belakang layar dalam silsilah keturunan Abraham yang meneruskan program keselamatan Allah.

Namun apakah yang tersurat dalam Kitab Sucikah mereka yang mendapatkan keselamatan? Atau memang hanya bangsa terpilih sajakah yang beroleh keselamatan bersamaNya. Tentu tidak! Karena memang Allah menghendaki semua orang yang tercipta olehNya beroleh keselamatan. Allah tidak menghendaki seorang pun binasa. Bangsa terpilih adalah bangsa yang secara sengaja melanjutkan tradisi kemanusiaan yang ada di dalam bumi ini. Bangsa terpilih menunjukkan bahwa segala-gala terjadi dan tersurat dalam sejarah perjalanan waktu. Namun Allah sendiri yang mengatasi ruang dan waktu sempat memberi perhatian kepada orang-orang yangmenanggapi sabda dan kehendakNya. Allah bukannya sempat, melainkan Allah mengatasi ruang dan waktu, dan tak ada kuasa yang mampu membungkus kehadiranNya yang kudus itu.  Maria memang  tidak tersurat dalam silsilah keturunan Abraham, tetapi tidak dapat disangkal, dialah satu-satunya orang yang berani menerima kehadiran Tuhan secara nyata dalam hidupnya. Maria adalah orang pertama, dan satu-satunya orang yang menerima kehadiran Tuhan secara insani dalam tubuh dan jiwanya. Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanMu adalah jawaban iman bahwa segala-galanya bisa terjadi dalam dirinya.

Pesta kelahiran Maria menunjukkan bahwa dia memang tidak tersurat dalam silsilah bangsa terpilih, tetapi dia ada terlahir di dunia. Dia manusia sama sepeti kita. Kita yakin, seperti dikatakan Paulus dalam suratnya kepada umat di Roma: 'bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah'. Maria adalah orang yang terpanggil oleh Allah untuk berani mengamini sabda dan kehendakNya. Kita memang tidak satu darah dengan orang-orang yang tersurat dalam silsilah bangsa Israel, tetapi kita adalah orang-orang yang mengimani Tuhan Allah sebagai Abraham hayati, bahkan kita menjadi orang-orang yang dipanggil dengan nama kita masing-masing, hanya karena Kritus Tuhan; dan lebih daripada itu yang dipanggil-Nya, kita itu juga dibenarkan-Nya, dan kita yang dibenarkan-Nya, kita itu juga dimuliakan-Nya (Rom 8: 28-30).

Hari Ulang Tahun Maria menantang kita untuk berani bersyukur dan bersyukur kepada Tuhan atas keterpilihan kita. Maria lahir di tengah dunia, kita pun lahir di dalam dunia. Maria yang pada akhir hidupnya lahir dalam Kerajaan Surga, demikian kita kelak juga akan menikmatinya bersamanya.

 

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur kepadaMu, karena Engkau telah memilih kami menjadi orang-orang yang diselamatkan. Ajarilah kami untuk menikmati keterpilihan itu dengan berani mengamini sabda dan kehendakMU. Hanya dalam sabdaMu, kami beroleh selamat. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah'.

 

 





Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening