Pesta Santo Matius Rasul, 21 September 2016


Ef 4: 1-7  +  Mzm 19  +  Mat 9: 9-13

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus melihat seorang yang bernama Matius duduk di rumah cukai, lalu Ia berkata kepadanya: "Ikutlah Aku." Maka berdirilah Matius lalu mengikut Dia.  Kemudian ketika Yesus makan di rumah Matius, datanglah banyak pemungut cukai dan orang berdosa dan makan bersama-sama dengan Dia dan murid-murid-Nya.  Pada waktu orang Farisi melihat hal itu, berkatalah mereka kepada murid-murid Yesus: "Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?"  Yesus mendengarnya dan berkata: "Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit.  Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa."

 

 

 

Meditatio

Salah satu kekhasan Injil Matius adalah menggunakan metode polemic, yang dimaksudkan untuk memberi pemahaman baru, membuka mata hati banyak orang. Orang diingatkan adanya pemahaman baru, yang memang lebih baik dan benar. Salah satu contohnya adalah peristiwa Yesus makan di rumah Matius bersama banyak pemungut cukai dan orang berdosa. Sebuah peristiwa yang amat sulit dimengerti oleh banyak orang. Mengapa Yesus sang Guru berkumpul dengan kaum pendosa? 'Mengapa gurumu makan bersama-sama dengan pemungut cukai dan orang berdosa?', itulah lontaran protes orang-orang Farisi kepada para murid Yesus. Mereka mempersoalkan sikap dan tindakan sang Guru mereka. Yang seharusnya terjadi adalah Yesus berkumpul dan bercengkerama dengan para ahli Taurat, karena mempunyai predikat yang sama yakni pengajaran alkitab. Namun kiranya yang lebih tepat, ketidakpantasan benar-benar sulit dimengerti antara kebaikan dan kejahatan bersatu. Yesus sebagai seorang Guru yang suci dan benar, dan pengajaranNya pun penuh kuasa dan wibawa bergaul dengan kaum pendosa.  

'Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit', komentar Yesus terhadap mereka kaum Farisi. Yang jahat dan baik berkumpul, yang sehat dan sakit bersatu, bukan untuk meleburkan diri melainkan menjadikan mereka yang jahat jadi baik, yang sakit jadi sehat, yang berdosa jadi bertobat. Itulah alasan mengapa Yesus makan bersama dan merangkul semua kaum pendosa dan pemungut cukai yang datang di rumah Matius. 'Jadi pergilah dan pelajarilah arti firman ini: yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa'. Yesus datang pertama-tama untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang. Dia menyampaikan belaskasih Allah kepada semua orang, tanpa terkecuali. Yesus datang bukan untuk menerima persembahan atau puji-pujian dari umat yang hendak diselamatkan. Yesus malah menegaskan bahwa akan ada sukacita yang lebih agung karena satu orang berdosa yang bertobat daripada sembilanpuluh sembilan orang benar yang tidak perlu bertobat.

Yang baik adalah untuk menyelamatkan yang jahat. Yang benar menyelamatkan yang sesat. Yang sehat menyelamatkan yang sakit. Paulus mengingatkan: 'Tuhanlah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,  untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus' (Ef 4:11-13). Mereka semua diutus untuk berani berbagi. Yang mempunyai hendaknya melengkapi dan menolong yang berkekurangan, yang kuat menolong yang lemah. Sebab memang segala yang baik diberikan Allah bagi pembangunan tubuh Kristus, sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau datang untuk mencari dan menyelamatkan umatMu yang hilang dan berdosa, Engkau yang berbelas kasih. Kiranya kamipun semakin berani dalam berbagi terhadap sesama yang membutuhkan, serta turut serta ambil bagian dalam pembangunan tubuh Kristus.

Santo Matius Rasul, doakanlah kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Yang Kukehendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, melainkan orang berdosa'.

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening