Kamis dalam Pekan Biasa XXVII, 6 Oktober 2016

Gal 3: 1-5  +  Mzm  +  Luk 11: 5-13

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus kepada para muridNya: "Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;  masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.  Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya."

 

 

 

Meditatio

'Jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti, sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya;  masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara.  Aku berkata kepadamu: sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya'. Sebuah perumpamaan indah yang diberikan Yesus kepada para muridNya. Sahabatnya dibuatnya turun karena tidak tahu malu seseorang dalam memohon bantuan kepada temannya itu. 'Oleh karena itu Aku berkata kepadamu', tegas Yesus melanjutkan pengajaranNya, 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu.  Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan'. Sebuah jaminan yang diberikan Yesus kepada para muridNya. Yesus memberi jaminan, bahwa segala permohonan mereka akan mendapatkan jawaban, dan dikabulkan oleh Bapa di surga.

'Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya'. Allah Bapa akan memberikan RohNya sendiri kepada setiap orang yang berani memintaNya. Roh Allah sang Pencipta akan tinggal dalam diri kita kalau kita berani memintaNya. Benarlah apa yang dikatakan Paulus kepada kita, bahwa segala yang dilakukannya selama ini dapat terjadi dengan indahnya, karena memang Dia hidup, tetapi sesungguhnya Roh Kristus yang hidup dalam dirinya (Gal 2: 20).

Hanya saja Paulus tetap mengingatkan bahwa segala yang terjadi pada dirinya semata-mata karena dia memang melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan Yesus pada dirinya. Roh Allah ada dalam dirinya, juga aneka karuniaNya dimilikinya dalam hidup sehari-hari, karena dia mengamini sabda dan kehendak Tuhan (bdk. Gal 3: 1-5), dan bukannya melakukan hukum Taurat yang pernah menjadi kebanggaan dirinya sebelum mengenal Kristus.

Persoalan terjadi, dan bahkan sempat menimbulkan kekecewaan bagi sebagian orang, ketika doa yang dilambungkannya tidaklah segera mendapatkan jawaban. Doa-doa yang dengan tekun diucapkan tidak mendapatkan segera jawaban. Tuhan Allah memang murah hati dan penuh belaskasih, tetapi tak dapat disangkal Tuhan Yesus lamban dalam menanggapi umatNya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, RohMu yang tinggal dalam kami kiranya memberi pengertian pada kami, bahwa apapun yang kami minta pasti Engkau kabulkan menurut kehendakMu. Karena Engkau tahu yang terbaik bagi kami. Terima kasih ya Yesus atas anugerahMu yang besar ini. Amin

 

 

 

Contemplatio

'Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! '

 

 

 

 

Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening