Selasa dalam Pekan Biasa XXVII, 4 Oktober 2016

Gal 1: 13-24  +  Mzm 139  +  Luk 10: 38-42

 

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya.  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,  sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."  Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

 

 

 

Meditatio

Pada suatu kali ketika Yesus dan murid-murid-Nya dalam perjalanan, tibalah Ia di sebuah kampung. Apakah kampung itu bernama Betania? Seorang perempuan yang bernama Marta menerima Dia di rumahnya. Kapan dan dimana perempuan itu mengenal Yesus? Sudah lama mereka berkenalan?  Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Ternyata Marta tidak sendirian. Ia bersama dengan Maria saudarinya. Ketika Yesus berkunjung, Maria duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,  sedang Marta sibuk sekali melayani. Dua model perempuan yang berbeda satu dengan lainnya. Mengapa mereka saling membiarkan satu dengan lainnya? Kurang aktifkah komunikasi mereka berdua? Merasakan semuanya itu, Marta malah yang mendekati Yesus dan berkata: 'Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku'. Mengapa Marta malahan protes terhadap Yesus? Mengapa Yesus yang malah diminta menegur Maria? Mengapa dia tidak langsung saja memanggil Maria untuk membantunya sejenak karena banyaknya tamu? Mungkin mereka berdua ini sudah superadulta sehingga amat defensive satu dengan lainnya. They are the real women.

'Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara, tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya', sahut Yesus. Apakah Yesus membela Maria karena dia mendengarkan pengajaranNya? Entah, bergantung kita dalam menanggapinya. Namun tak dapat disangkal, dalam perjalanan hidup ini ada banyak aneka persoalan, ada banyak kegiatan, ada banyak yang harus dipilih dan diputuskan. Kita harus berani memilih yang  terbaik dan terindah, dan tentunya yang mendatangkan kebahagiaan dan sukacita. Satu-satunya adalah mendengarkan sabda dan kehendak Tuhan. Sabda dan kehendakNya menyelamatkan kita. Mendengarkan sabda dan melaksanakannya adalah sebuah perbuatan dan tindakan yang tak tergantikan. Hanya orang yang melakukan dialah yang menikmati hasilnya. Itulah yang telah dipilih Maria. Yang dipilih Marta bukanlah yang jahat dan tidak berkenan, melainkan masih dinomerduakan dalam hidup, karena memang bisa diwakilkan. Tidaklah demikian dengan mendengarkan dan melaksanakan sabda dan kehendakNya.

Paulus adalah salah seorang yang berani memilih yang terbaik dalam hidup ini. Dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku, tetapi sejak pengenalannya akan Yesus Kristus, yang direnungkannya bahwa Ia, yang telah memilihnya sejak dalam kandungan ibu dan memanggilnya  oleh kasih karunia-Nya, berkenan menyatakan Anak-Nya di dalam hidupnya, sekarang ditinggalkan semuanya, malah sekarang hendak memberitakan Dia di antara bangsa-bangsa bukan Yahudi (Gal 1: 14-15). Semua ditinggalkan oleh Paulus, dan sekarang memilih menjadi pewarta sabda Kristus yang telah dikenalnya. Maria dan Marta adalah orang-orang yang berani memilih yang terbaik bagi hidupnya.

 

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, bantulah kami untuk menjadi pribadi yang berani mengambil bagian yang terbaik dalam hidup kami dalam mendengarkan sabdaMu yang menyelamatkan. Amin

 

 

 

Contemplatio

'Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya'.

 

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening