Kamis dalam Pekan Biasa XXXIV, 24 November 2016

Why 18: 21-23  +  Mzm 100  +  Luk 21: 20-28

 

 

 

Lectio

Yesus berkata kepada mereka: "Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat.  Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota,  sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis.

Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,  dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu. Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.  Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang. Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

 

 

 

Meditatio

Yesus berkata kepada mereka: 'apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat'. Yerusalem jatuh ke tangan musuh menandakan berakhirnya kejayaan Yerusalem. Akan terjadi, bahwa tidak satu batu pun akan bertumpu pada batu yang lain. Yerusalem akan diluluhlantakkan oleh musuh.  'Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota,  sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis'. Yesus tidak meramalkan atau menubuatkan; Yesus hanya mengingatkan kembali segala yang pernah disampaikan Tuhan Allah sebagaimana tertulis dalam kitab suci.

'Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu!', tambah Yesus. Mereka bukanlah orang-orang salah, tetapi dunia menenggelamkan mereka dalam keadaan yang tidak menguntungkan, bahkan binasa. 'Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,  dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai genaplah zaman bangsa-bangsa itu'. Mengapa Tuhan Allah tidak mengambil mereka dan menempatkan dalam dunia yang aman? Bukankah dalam tawar menawar dengan Allah, Abraham sempat meminta dan meminta Tuhan untuk menaruh belaskasih kepada umatNya bila ada yang tidak berdosa? Iman kepercayaan akan Tuhan sekali lagi tidak membebaskan setiap orang dari kenyataan hidup yang dihadapinya. Iman kepada Yesus Tuhan tidak menjadikan orang perkasa dan kebal dari segala kenyataan hidup.

'Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.  Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang'. Kehancuran benar-benar mendunia, dan tiada yang tersisakan. Manusia benar-benar dibuatNya tidak berdaya. Kitab Wahyu juga menggambarkan keadaan yang begitu mengerikan, kehancuran Babel karena kejahatan di dalamnya. 'Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci' (Why. 18-2)

'Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat'. Penyataan ini apakah hendak menyatakan bahwa para muridNya akan mengalami pembebasan dari segala derita? Ada orang yang diselamatkan, ada juga orang yang binasa. Apakah itu kenyataan kelak di akhir zaman?

Tentunya kita tidak perlu menjadi takut dan ngeri dengan segala ramalan tentang akhir zaman yang banyak beredar belakangan ini. Penyataan Yesus ini hendak mengajak kita, umatNya, agar berjaga-jaga dengan mempersiapkan diri dan bertobat dalam mempersiapkan diri menyambut kedatanganNya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, bantulah kami agar dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam menyambut kedatanganMu, sebab Engkaulah Penyelamat, tempat perlindungan kami.

Santo aandreas Dung Laq. Amin

 

 

Contemplatio

'Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya. Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat'.






Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening