Peringatan Arwah Semua Orang Beriman, 2 November 2016


2Mak 12: 43-46  +  1Kor 15: 12-34  +  Yoh 6: 37-40

 

 

 

 

Lectio

Pada suatu hari  Yesus bersabda: 'semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku. Dan Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman. Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman'.

 

 

Meditatio

Pada suatu hari  Yesus bersabda: 'semua yang diberikan Bapa kepada-Ku akan datang kepada-Ku, dan barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.  Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku'. Yesus datang ke dunia bukan untuk membinasakan dan membuang orang-orang tertentu, melainkan hanya semata-mata melakukan kehendak Bapa di surga. Kalau tokh Yesus sendiri pernah mengatakan bahwa Dia datang untuk membawa pedang dan pertentangan, karena memang setiap orang ditantang untuk berani memilih yang terbaik, yang menyelamatkan bagi hidupnya. Lalu apa kehendak Bapa yang mengutusNya? 'Inilah kehendak Dia yang telah mengutus Aku, yaitu supaya dari semua yang telah diberikan-Nya kepada-Ku jangan ada yang hilang, tetapi supaya Kubangkitkan pada akhir zaman'. Yesus dminta untuk menyelamatkan semua orang, yakni mereka yang percaya kepadaNya. Mereka akan dibangkitkan di akhir jaman. Siapakah orang-orang yang telah diberikan kepadaNya? Tentunya mereka semua yang percaya kepadaNya, tetapi tidak dapat disangkal seluruh umat manusia adalah milik Allah, karena memang semua tercipta dalam sabdaNya. Namun kiranya orang-orang yang memberanikan diri percaya dan berserah kepadaNya akan mendapatkan kepastian beroleh keselamatan daripadaNya. 'Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman'. Kebangkitan adalah jalan masuk setiap orang untuk menikmati keselamatan.

Atas dasar kehendak Allah inilah kita mempersembahkan Ekaristi bagi orang-orang yang telah meninggal. Kita berdoa bagi mereka, karena kita menginginkan agar mereka semua menikmati kebangkitan dan kehidupan kekal. Kasih Allah tidak berhenti selama kita masih berziarah di dunia ini, ketika kita masih menarik nafas kehidupan. Kasih Allah pun tetap dinikmati bagi setiap orang yang telah meninggal, karena memang bukankah entah kita hidup atau mati, kita ini milik Tuhan. Bukankah Tuhan Allah kita itu Allah atas orang hidup dan mati? (Rom 14). Dan terlebih di atas keinginan kita sendiri, bukankah Kristus adalah Putera sulung kebangkitan, dan kemudian semua orang yang percaya kepadaNya juga akan dibangkitkan menurut urutannya? (1Kor 15). Tuhan Allah tidak lepas tangan terhadap umatNya, walau kematian telah menjemput mereka.

Maka benarlah apa yang dikatakan oleh Yudas Makabe, agar kita berani membawa kurban pelunas salah bagi semua orang yang telah meninggal (2Mak 12), agar Tuhan melimpahkan kebangkitan bagi mereka semua untuk menikmati kemuliaan surgawi. Semuanya menunjukkan belaskasih Allah yang telah ditaburkan dalam diri kita juga tumbuh dan berkembang. Bukankah kita ini semua satu saudara? Keberanian kita berdoa kepada Tuhan bagi saudara dan saudari kita yang telah meninggal menunjukkan betapa bertanggung jawabnya kita untuk ambil bagian dalam karya penyelamatan Allah kepada seluruh umatNya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau datang untuk menyelamatkan kami umatMu, maka kamipun mau berdoa bagi saudara-saudari kami yang telah Kau panggil, agar merekapun Kau beri pengampunan dan biarlah mereka beristirahat dalam damai bersama Bapa di surga. Amin

 

 

Contemplatio

'Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman'.

 

 








Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012