Selasa dalam Masa Adven I, 29 November 2016

Yes 11: 1-10  +  Mzm 72  +  Luk 10: 21-24

 

 

 

Lectio

Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu.  Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu."  Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: "Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.  Karena Aku berkata kepada kamu: Banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya."

 

 

 

Meditatio

Pada waktu itu  bergembiralah Yesus dalam Roh Kudus dan berkata: 'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil'. Orang-orang kecil mendapatkan perhatian dari Tuhan Bapa di surga, dan bukannya mereka orang-orang bijak dan pandai, yang begitu mengandalkan kepandaian dan kebijaksanaan insani yang dimilikinya. Kenyataan itulah yang menjadi sukacita Yesus, dan itulah yang menjadi kehendak Tuhan Allah sendiri.  'Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'.

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak ada seorang pun yang tahu siapakah Anak selain Bapa, dan siapakah Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakan hal itu'. Betapa indahnya kita manusia boleh mengenal dan menikmati persekutuan dengan dan dalam Allah. Kita manusia yang lemah dan tak berdaya diberi kesempatan untuk merindukan sukacita bersamaNya.

Sesudah itu berpalinglah Yesus kepada murid-murid-Nya tersendiri dan berkata: 'berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu lihat.  Karena Aku berkata kepada kamu: banyak nabi dan raja ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya, dan ingin mendengar apa yang kamu dengar, tetapi tidak mendengarnya'. Para murid adalah orang-orang yang paling berbahagia, karena mereka melihat, mendengar, merasakan dan mengalami segala yang indah yang dirindukan oleh para nabi dan semua orang. Apa itu? yakni hidup bersama Yesus Tuhan, Kristus yang Empunya kehidupan, yang daripadaNyalah kehidupan dan keselamatan.

Kita pun adalah orang-orang yang mendapatkan kesempatan untuk melihat, mendengar dan mengalami Dia yang indah dan menyelamatkan itu. Keselamatan yang bagaimana sebenarnya yang kita harapkan? Kitab nabi Yesaya menggambarkan, bahwasannya keselamatan itu adalah damai sukacita yang membahagiakan; saat itu sungguh terjadi bahwa: 'serigala akan tinggal bersama domba dan macan tutul akan berbaring di samping kambing. Anak lembu dan anak singa akan makan rumput bersama-sama, dan seorang anak kecil akan menggiringnya.  Lembu dan beruang akan sama-sama makan rumput dan anaknya akan sama-sama berbaring, sedang singa akan makan jerami seperti lembu.  Anak yang menyusu akan bermain-main dekat liang ular tedung dan anak yang cerai susu akan mengulurkan tangannya ke sarang ular beludak' (Yes 11). Kiranya kita juga pantas bersyukur untuk kehadiran orang-orang di sekitar kita, saudara, sahabat atau siapapun yang mungkin kadang kurang kita perhatikan, tetapi mereka juga berperan serta dalam kehidupan kita.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, beri kami hati yang selalu dapat bersyukur atas segala rahmat yang Kau limpahkan dalam hidup kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil'.

 

 

Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012