Pesta Santo Fransiskus Xaverius, 3 Desember 2016

1Kor 9: 16-23  +  Mzm 117  +  Mrk 16: 15-20

 

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada mereka para muridNya: "pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.  Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.  Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

 

 

 

Meditatio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada mereka para muridNya: 'pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk'. Injil harus diwartakan bukan saja kepada setiap orang, melainkan semua makhluk hidup ataupun mati. Mengapa tidak hanya kepada seluruh umat manusia? Apakah penegasan Yesus ini hendak mengatakan bahwa karya penebusan Kristus Tuhan adalah bagi seluruh ciptaanNya, dan bukan hanya untuk umatNya yang berkehendak bebas dan selalu bermain akal budi?  'Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum'. Orang harus berani percaya kepada Tuhan Allah, sang Empunya kehidupan. Bukankah hanya dalam Tuhan Allah setiap orang beroleh keselamatan? Bukankah ketaatan kepadaNya mendatangkan berkat dan keselamatan bagi setiap orang. Yesus tidak memaksakan setiap orang harus menerima baptisan. Mengapa? Apakah Yesus sungguh-sungguh menyadari bahwa tanda-tanda keselamatan begitu tersebar di antara makhlukNya yang kudus, dan bukannya pada tanda-tanda yang dikumandangkan dalam sejarah Israel? Yesus memang secara sengaja memang membuka peluang bagi setiap orang untuk mengenalNya. Apakah Yesus memang memberi kemungkinan akan adanya banyak agama, akan adanya banyak cara untuk mengenal diriNya? Iman kepercayaan kepada Tuhan Allah kiranya menjadi prinsip dasar bagi setiap orang untuk mendapatkan keselamatan.

'Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh'. Suatu pemberian yang amat menyenangkan bagi setiap orang yang percaya kepadaNya. Namun mengapa sekarang ini tidak ditampakkan secara istimewa juga kepada kita aneka pemberianNya itu? Bukankah semakin banyak orang yang percaya kepada Tuhan Allah? Apakah aneka mukjizatNya memang disembunyikan di era baru sekarang ini? Apakah pemberian Allah itu disalurkan melalui keterampilan, kecerdasan dan kepandaian manusia sendiri agar semakin berani berbagi dengan sesama?

Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

Fransiskus adalah salah seorang yang ambil bagian dalam karya pewartaan Injil. Ia bahkan sampai ke bumi Nusantara dalam mewartakan Injil Kerajaan Allah. Apakah yang dicari dengan mewartakan Injil? Apakah Fransiskus mendapatkan upah istimewa? Dia mendapatkannya.  Fransiskus menjadi seorang kudus dan pelindung karya misi, walau tak dapat disangkal dia tidak mencari apa-apa di dunia ini ketika dia mewartakan InjilNya.'Inilah upahku, bawasannya aku mewartakan Injil tanpa upah' (1Kor 9: 18). Ucapan Paulus inilah yang juga dihayati sungguh oleh Fransiskus. Fransiskus adalah seorang yang ingin menjadi saluran berkat bagi sesama.

Kita pun bisa menjadi saluran berkat bagi sesama.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, ajarilah kami untuk mewartakan sabda dan kehendakMu dalam kehidupan kami sehari-hari; bukan dengan berkotbah di mana-mana, tetapi teguhkanlah kami untuk menjadi saluran rahmat dan berkat bagi sesama. Teguhkanlah iman kepercayaan kami, ya Yesus.

Santo Fransiskus, doakanlah kami. Amin

 

 

 

Contemplatio  

'Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum'.  

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening