Pesta Santo Stefanus, 26 Desember 2016

Kis 6: 8-10  +  Mzm 31  +  Mat 10: 17-22

 

 

 

Lectio

Sabda Yesus kepada mereka yang mendengarkanNya: 'waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya.  Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'.

 

 

 

Meditatio

'Karena Aku', tegas Yesus kepada orang-orang yang mendengarkanNya, pertama, 'kamu kan diserahkan kepada majelis agama, kedua, mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya, ketiga,  kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah'. Inilah resiko orang-orang yang percaya dan mengikuti Kristus Tuhan. Benarlah  Dia yang semenejak kecil memang sudah menjadi bahan perbantahan banyak orang, Da semakin menyatakan pedang kehidupan yang dibawaNya. Mengikuti Yesus mempunyai resiko menerima pelbagai hal yang tidak mengenakkan, bahkan jiwa pun harus siap kita serahkan. 'Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga'. Merek tidak dibiarkanNya sendirian. Tuhan Yesus sendiri menyertai mereka. 'Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu'. Kristus akan hadir dalam kuasa RohNya. Dia hadir dalam RohNya, karena memang Dia tidak mengikat diri lagi dalam aliran ruang dan waktu.

'Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku'. Sekali pelbagai hal yang tidak mengenakkan akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepadaNya.  'Tetapi', Yeus menambahkan, 'orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'. Kesetiaan amat berharga di mata Tuhan. Yesus Kristus pun dengan setia melakukan perjalanan salib, yang semuanya dilakukan demi keselamatan umat manusia. Kesetiaan inilah yang dimiiki juga oleh santo Stefanus, seorang murid Yesus yang dengan setia tidak takut menghadapi kenyataan hidup (Kis 6). Kesetiaan akan Tuhan Allah membuka kesempatan bagi setiap orang untuk menerima mahkota kemartiran seindah-indahnya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, mengikuti Engkau memang berarti mengikuti dan mengamini segala kebenaran hidup, karena Engkaulah sendiri Jalan, Kebenaran dan Hidup. Ajarilah kami setia dalam mengikuti Engkau, walau kerikil tajam sering harus menancap di kaki dan bahkan mengganggu perjalanan hidup kami.

Santo Stefanus, doakanlah kami. Amin.

 

 

Contemplatio

'Orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening