Rabu dalam Pekan Adven III, 14 Desember 2016

Yes 45: 6-25  +  Mzm 85  +  Luk 7: 19-23

 

 

 

 

Lectio:

Suatu hari Yohanes memanggil dua orang dari antaranya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepadaMu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta.  Dan Yesus menjawab mereka: "Pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: Orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.  Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."

 

Meditatio

Ia memanggil dua orang dari antaranya dan menyuruh mereka bertanya kepada Tuhan: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?" Mengapa Yohanes hanya memanggil dua orang muridnya itu? Ke manakah yang lain? Apakah kedua orang itu adalah  murid-murid yang dikasihinya? Apakah Yohanes menyangsikan apa yang didengarnya tentang Yesus itu? Ataukah karena dia berada di dalam penjara, maka Yohanes perlu memanggil muridnya untuk bertanya kepada Yesus untuk mendapatkan informasi?

Ketika kedua orang itu sampai kepada Yesus, mereka berkata: "Yohanes Pembaptis menyuruh kami bertanya kepadaMu: Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan seorang lain?".  Pertanyaan seorang Yohanes yang seharusnya sudah tahu siapakah Yesus itu terasda aneh dan janggal. Tetapi apakah karena keadaan di penjara yang membuat Yohanes menjadi ragu? Ragu akan kemesiasan Yesus? Apakah Yohanes merasa jengkel dan gelisah, karena Yesus tidak mengunjungi dirinya dalam penjara? Bukankah Dia sendiri pernah mengatakan, bahwa ketika Aku di dalam penjara engkau mengunjungi Aku? Bukankah sejak dalam kandungan, ketika Maria mengunjungi Elizabeth,  Yohanes melonjak kegirangan? Bukankah Yohanes sendiri mengatakan, ketika melihat Yesus datang kepadanya: 'lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia, dan Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku'.  

Pada saat itu Yesus menyembuhkan banyak orang dari segala penyakit dan penderitaan dan dari roh-roh jahat, dan Ia mengaruniakan penglihatan kepada banyak orang buta. Maka Yesus menjawab mereka: "pergilah, dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu lihat dan kamu dengar: orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik'. Yesus memberikan jawaban atas keragu-raguan Yohanes dan para muridnya. Yesus hanya menyatakan tugas perutusanNya dan bukan menegaskan siapakah diriNya. Yesus sekali lagi tidak pernah mengatakan siapakah diriNya. Aku adalah ini dan itu. Dia hanya menyatakan segala yang dikerjakanNya itu sebagaimana dikehendaki Bapa yang mengutusNya. Semua pekerjaan Yesus, seorang Mesias yang dinanti-nantikan banyak orang, hendak menegaskan apa yang tertulis dalam kitab  nabi Yesaya yang mengatakan: 'supaya orang tahu dari terbitnya matahari sampai terbenamnya, bahwa tidak ada yang lain di luar Aku. Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain, yang menjadikan terang dan menciptakan gelap, yang menjadikan nasib mujur dan menciptakan nasib malang; Akulah TUHAN yang membuat semuanya ini' ( Yes.45:6-7).

'Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku'. Mengapa Yesus sampai berkata seperti itu? Apakah Yesus merasakan keragu-raguan iman kepercayaan Yohanes? Kalau hal itu disampaikan kepada orang-orang selain Yohanes memang dapatkah dimengerti. Namun sungguh terlebih lagi, kalau itu disampaikan kepada orang-orang yang sudah lama percaya kepadaNya. Bukankah dengan bertambahnya waktu semakin bertambah pula seharusnya pengenalan kita akan Yesus Kristus sang Empunya kehidupan ini?

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, di masa adven ini bukalah hati dan kuatkanlah kami, agar mampu bertahan dalam iman kepadaMu, karena begitu banyak tantangan yang mencoba menjauhkan kami daripadaMu.

Santo Yohanes dari Salib, doakanlah kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku'.

 

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening