Jumat dalam Pekan Biasa II, 21 Januari 2017

Ibr 9: 2-3  +  Mzm 47  +  Mrk 3: 20-21



Lectio

Suatu hari  Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat.  Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.



Meditatio

Suatu hari  Yesus masuk ke sebuah rumah. Maka datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat. Kerinduan umat akan kehadiran dan peran serta Tuhan amatlah besar. Kerinduan malahan digambarkan dalam peristiwa ini amat menyita perhatian Tuhan Yesus. Mengapa Yesus tidak berhenti sejenak untuk beristirahat, bukankah mereka juga harus memahami kalau Yesus bersama para muridNya perlu sejenak untuk beristirahat? Bukanlah parang juga harus diasah agar tetap tajam untuk menebang?  Waktu kaum keluargaNya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi. Keluarga hendak mengajak pulang Yesus. Siapakah keluarga yang dimaksudkan di sini? Informasi dari siapa sehingga keluarga mengambil keputusan semacam itu? Apakah Maria ikut serta dalam peristiwa itu? Terlalu keras juga kata-kata mereka yang menyatakan bahwa Yesus tidak waras lagi. Kita memang mudah mengatakan seseorang tidak waras bila dia tidak mengikuti kemauan kita. Kita tidak segan-segan menjauhkan orang lain bila memang mereka tidak mengikuti kemauan diri kita.

KematianNya di kayu salib juga membuat kita masih berani berkata bahwa Dia kurang waras, berani berkurban untuk orang lain ?


 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kehadiranMu selalu mendatangkan rahmat bagi yang mau menerima Engkau, ajarilah kami untuk lebih memahami, bahwa Engkaulah Raja yang datang ke dunia demi menyelamatkan umat manusia. Rajailah hati kami ya Yesus. Amin

 

Contemplatio

'Datanglah orang banyak berkerumun pula, sehingga makanpun mereka tidak dapat'.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening