Jumat dalam Pekan Natal, 6 Januari 2017

1Yoh 5: 5-13  +  Mzm 147  +  Mrk 1: 7-11

 

 

 

Lectio

Pada saat itu Yohanes memberi kesaksian, katanya: 'sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.  Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus."  Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.  Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.  Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."

 

 

 

Meditatio 

Pada saat itu Yohanes memberi kesaksian, katanya: 'sesudah aku akan datang Ia yang lebih berkuasa dari padaku; membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak.  Aku membaptis kamu dengan air, tetapi Ia akan membaptis kamu dengan Roh Kudus'. Inilah kesaksian Yohanes Pembaptis tentang Yesus Kristus, Anak Manusia yang tengah datang ke tengah-tengah umatNya. Dia amat-amat luhur dan mulia, membungkuk dan membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak. Dia sudah ada sebelum adanya waktu, sebelum segalanya tercipta. Dia memberikan pembaptisan dengan Roh Kudus, karena baptisan Anak Manusialah yang menyelamatkan umat manusia. Sedangkan baptisan Yohanes adalah baptisan pertobatan yang meminta setiap orang untuk siap sedia menyambut anak Manusia.   

Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes. Markus tidak menceritakan tentang perbincangan kedua tokoh besar itu. Bukankah Yohanes yang harus dibaptis oleh Anak Manusia, dan bukan sebaliknya. Namun sebagaimana tersurat dalam kitab suci, bahwa Anak Manusia menjadi Orang yang taat akan kitab suci, Dia pun di baptis di sungai Yordan (lih. Mat 3).  Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.  Lalu terdengarlah suara dari sorga: 'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan'.  Peristiwa inilah yang tentunya dilihat oleh Yohanes Pembaptis yang berada di depanNya, yang membaptis sang Penyelamat. Tepatlah kalau Yohanes juga akhirnya berkata: 'Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian sekarang' (Yoh 1)

Kembali tentunya kita tidak mempersoalkan Anak Manusia yang memberikan nyawa menjadi tebusan seluruh umat manusia.  Kelak kesaksian yang sama 'inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia' (Mat 17) juga akan diberikan Bapa kepada para murid, ketika Yesus menampakkan kemuliaanNya di gunung tinggi. Mereka, para murid, bukannya diminta untuk terus tinggal di gunung dan mendirikan tiga kemah, melainkan diminta hanya untuk mendengar dan mendengarkan sabda dan kehendakNya. Kesaksian dan penegasan Bapa tentang anak Manusia yang diutusNya kiranya menjadi panggilan bagi kita untuk semakin hari semakin percaya kepadaNya. Inilah 'kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya. Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.  Dan inilah kesaksian itu: Allah telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam Anak-Nya. Barangsiapa memiliki Anak, ia memiliki hidup; barangsiapa tidak memiliki Anak, ia tidak memiliki hidup' (Yoh 5: 12)

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, lewat sabdaMu hari ini kiranya semakin meneguhkan pengenalan kami akan Engkau sebagai Anak Allah yang menyelamatkan. Ajarilah kami juga untuk semakin setia mendengarkan sabdaMu, yang adalah sanda kebenaran da kehidupan kekal. Amin

 

 

Contemplatio

'Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan'.  

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening