Senin dalam Pekan Biasa II, 16 Januari 2017

Ibr 5: 1-10  +  Mzm 110  +  Mrk 2: 18-22

 

 

Lectio

Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: "Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"  Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.  Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."

 

 

Meditatio

Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: 'mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?'. Mengapa mereka bertanya dan mempersoalkan ketidak-berpuasaan para murid Yesus? Mereka tentunya gelisah dan mungkin jengkel, sebab bukankah berpuasa itu adalah aturan main hidup keagamaan? Apakah komunitas yang dibangun Guru dari Nazaret ini hendak meniadakan tradisi hokum Taurat? Adakah komunitas satu ini menemukan dan mempunyai makna baru dari puasa, sehingga sekarang ini mereka tidak merasa perlu berpuasa?  

Jawab Yesus kepada mereka: 'dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa'. Berpuasa memang hal amat penting dalam pengudusan diri, tetapi selama bersama sang Mempelai, seseorang tidak perlu berpuasa. Bukankah bersama dengan sang Mempelai berarti seseorang selalu berada dalam kendaliNya? Bersama sang Mempelai maka Dia akan selalu berkata-kata, membina dan bahkan menegur juga dalam keseharian hidup ini. Bersama dengan sang Mempelai berarti seseorang akan selalu berkomunikasi denganNya, mengikuti dan mengamini segala kehendakNya, dan dia tidak akan  membiarkan dirinya untuk menoleh ke kanan dan ke kiri untuk melihat yang jahat dan menjerumuskan dalam dosa; seseorang akan selalu memfokuskkan diri pada Dia yang diikutinya.

'Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya.  Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula'. Segala-galanya ada waktunya, tetapi sekaligus segala sesuatu harus disesuaikan dengan keadaan. Inilah semangat inkarnatif, kalau kita menyesuaikan segala karya dengan situasi dan kondisi di mana kita datang dan berada, tetapi sebaliknya tidak larut di dalamnya.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau selalu memimpin kami dalam segala karya dan tindakan kami. Kami mohon semoga kami semakin hari semakin berani menyatukan diri kami dengan segala kehendakMu. Amin.

 

 

Contemplatio

'Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa.  Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa'.

 

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening