Senin dalam Pekan Natal, 2 Januari 2017

1Yoh 2: 22-27  +  Mzm 98  +  Yoh 1: 19-28

 

 

 

Lectio

Inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: "Siapakah engkau?"  Ia mengaku dan tidak berdusta, katanya: "Aku bukan Mesias."  Lalu mereka bertanya kepadanya: "Kalau begitu, siapakah engkau? Elia?" Dan ia menjawab: "Bukan!" "Engkaukah nabi yang akan datang?" Dan ia menjawab: "Bukan!"  Maka kata mereka kepadanya: "Siapakah engkau? Sebab kami harus memberi jawab kepada mereka yang mengutus kami. Apakah katamu tentang dirimu sendiri?"  Jawabnya: "Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya." 

Dan di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi.  Mereka bertanya kepadanya, katanya: "Mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?"  Yohanes menjawab mereka, katanya: "Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal,  yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak."

Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.

 

 

Meditatio

Inilah kesaksian Yohanes ketika orang Yahudi dari Yerusalem mengutus beberapa imam dan orang-orang Lewi kepadanya untuk menanyakan dia: siapakah engkau'. Mengapa mereka tidak datang sendiri? Hanya demi efektivitas?  Yohanes mengaku dan tidak berdusta, katanya: 'aku bukan Mesias'. Dengan jujur Yohanes berkata demikian, karena memang banyak orang mengira bahwa Dia adalah Mesias. Bukankah semenjak kelahirannya, banyak orang bertanya-tanya hendak menjadi apakah anak ini, sebab tangan Tuhan menyertainya? Yohanes melanjutkan, aku juga bukan Elia bukan juga nabi yang akan datang. 'Akulah suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Luruskanlah jalan Tuhan! seperti yang telah dikatakan nabi Yesaya', tegas Yohanes, ketika mereka terus mendesak dan berkata apakah katamu tentang dirimu sendiri. Yohanes benar-benar menyadari tugas perutusannya. Aku hanya seorang nabi yang 'akan berjalan mendahului Tuhan untuk mempersiapkan jalan bagi-Nya, untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka' (Luk 1: 76-77), sebagian diingatkan oleh ayahnya sendiri ketika dia masih di dalam rahim sang ibu terkasih. Yohanes adalah seorang yang jujur, yang mengatakan segala yang menjadi hak dan kewajibannya. Aku datang hanya untuk melakukan kehedakMu, kata-kata inilah yang juga disadari sungguh oleh Yohanes.

Di antara orang-orang yang diutus itu ada beberapa orang Farisi. Ada jugakah orang-orang Saduki pada waktu itu? Mereka bertanya kepadanya, katanya: 'mengapakah engkau membaptis, jikalau engkau bukan Mesias, bukan Elia, dan bukan nabi yang akan datang?'. Sebuah permintaan pertanggunganjawab atas segala yang dilakukan oleh Yohanes. Mereka semua mengamat-amati selama ini segala yang dilakukan oleh Yohanes. Kalau bukan Elia dan nabi yang akan datang, mengapa dia membaptis, bukankah itu semua hak dari dia yang diutus.   Yohanes menjawab mereka, katanya: 'aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak'. Yohanes tidak menjawab pertanyaan mereka sepertinya. Namun Yohanes menegaskan bahwa dia hanya dapat dan mampu membaptis dengan air, sebab memang Dia yang datang akan lebih besar. 'Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api' (Mat 3: 11).

Hal itu terjadi di Betania yang di seberang sungai Yordan, di mana Yohanes membaptis.

Kita bukanlah orang-orang Yahudi yang tinggal di Yerusalem. Kita adalah orang-orang yang sudah mengenal Kristus, bahkan kita menikmati rahmat penebusanNya. Yang perlu kita lakukan ialah semakin percaya bahwa memang Yesus yang lahir akan mengakhiri hidupNya sebagai Kristus. Tugas perutusan Yesus yang menyelamatkan umat manusia terpenuhi dalam panggilan sebagai Kristus Tuhan (1Yoh 2: 22-25).

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, bantulah kami agar dapat mengenali Engkau lebih dekat lagi, dan mempunyai kerendahanhati seperti seorang Yohanes yang tahu menempatkan diri dalam melakukan tugas dan tanggungjawab kami. Amin

 

 

Contemplatio

'Aku membaptis dengan air; tetapi di tengah-tengah kamu berdiri Dia yang tidak kamu kenal, yaitu Dia, yang datang kemudian dari padaku. Membuka tali kasut-Nya pun aku tidak layak'.

 

 



Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012