Jumat dalam Pekan Biasa VI, 17 Februari 2017

Kej 11: 1-9  +  Mzm 33  +  Mrk 8:34 – 9:1

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.  Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.  Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus."

Kata-Nya lagi kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa."

 

 

 

 

Meditatio

'Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku', tegas Yesus. Orang yang mengedepankan kemauan diri sendiri, yang tidak mau bersengsara dan tidak berpantang, bahkan tidak bertanggungjawab, dan tidak mau mentaati kemauan sang Guru Agung, memang tidak layak menjadi muridNya. Mengikuti Yesus berarti memang melakukan segala yang dikehendaki olehNya, hidup seperti Dia.

Mengapa Yesus berkata begitu? Yesus menyampaikan hal ini, pertama, karena memang manusia tidak dapat menyelamatkan diri sendiri. 'Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.  Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?'.  Sebesar apapun usaha seseorang untuk mendapatkan keselamatan, tetapi tidak melibatkan Tuhan, maka dia tidak mendapatkan apa-apa. Keselamatan hanya berasal dari Tuhan Allah sang Empunya kehidupan. Karena keselamatan berasal dari Allah dan milik Allah, maka tentunya setiap orang yang berkeinginan mendapatkannya, harus mengikuti kemauan dan kehendak Allah. Karena itu, 'siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya'. Sebaliknya di sini malah Yesus pun mengingatkan, agar para murid benar-benar berupaya dalam mengejar keselamatan daripadaNya, dari Injil yang disampaikanNya. Pelaksanaan Injil Tuhan membutuhkan usaha dan pengorbanan yang tidak kecil; seseorang harus berani mengorbankan nyawa, sebagaimana dilakukan Yesus sendiri. Permintaan Yesus yang mana menuntut kita agar kita siap berserah nyawa?

Kedua, 'barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusia pun akan malu karena orang itu apabila Ia datang kelak dalam kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus'. Setiap murid harus berani memberi kesaksian iman akan Yesus Kristus Tuhan. Kesaksian yang dimaksudkan adalah bahwa pilihan hidup seturut ajaran sang Mesias dan beriman kepadaNya, benar-benar memberi keselamatan hidup dalam menapakkan kaki ke masa depan yang lebih baik dan membuat diri semakin hari semakin siap dalam aneka persoalan kehidupan. Kesaksian hidup dan tidak malu karena percaya kepada Kristus, dan bukanlah kesaksian tentang beroleh aneka mukjizat daripadaNya, melainkan kesaksian bahwa iman kepada Kristus benar-benar membuat hidup sungguh-sungguh hidup,  dan hidup dalam kasihNya.

'Aku berkata kepadamu', tambah Yesus, 'sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa'. Siapakah yang dimaksudkan oleh Yesus? Siapakah yang akan menjadi Simeon kedua?

 

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkaulah sumber keselamatan, bantulah kami untuk berani mengejar keselamatan tersebut, dengan mau berusaha dan berkorban agar orang lain juga beroleh selamat.  Amin

 

 

 

Contemplatio

'Siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya'.

 





Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening