Senin dalam Pekan Biasa V, 6 Februari 2017

Kej 1: 1-19  +  Mzm 104  +  Mrk 6: 53-56

 

 

 

Lectio

Suatu hari setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.  Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.

 

 

Meditatio

Suatu hari setibanya di seberang Yesus dan murid-murid-Nya mendarat di Genesaret dan berlabuh di situ.  Ketika mereka keluar dari perahu, orang segera mengenal Yesus. Nama Yesus semakin dikenal oleh banyak orang, dan mereka mencari dan mencariNya selalu. Maka berlari-larilah mereka ke seluruh daerah itu dan mulai mengusung orang-orang sakit di atas tilamnya kepada Yesus, di mana saja kabarnya Ia berada. Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja, dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh. Mereka tidak berhenti di wilayah tertentu; ke mana Yesus pergi mereka semua mengikuti dan mencariNya. Dengan penuh iman mereka ingin mendapatkan sesuatu yang indah dan membahagiakan.

Sepertinya bagi para pemula, Yesus membiarkan orang-orang mencari diriNya hanya untuk mendapatkan aneka mukjizatNya, tetapi tidaklah demikian bagi mereka yang sudah lama mengenalNya. 'Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang' (Yoh 6: 26). Penegasan inilah yang akhirnya disampaikan Yesus kepada para muridNya. Mereka diminta untuk tidak hanya mencari penghiburan yang sesaat, aneka kepentingan pragmatis, melainkan untuk mencari sesuatu yang indah dan berkelanjutan. Yesus meminta hanya diriNyalah yang harus dicari, dan bukan yang lain. Mengapa? Karena Dialah Kebenaran dan Hidup. Kita dapat menikmati hidup ini dengan penuh sukacita, lebih indah dan membahagiakan, kalau memang kita bermodalkan Hidup ini. Hendaknya kita bermodalkan Hidup dalam menikmati hidup keseharian ini.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, di manapun Engkau berada selalu mendatangkan berkat bagi mereka yang datang kepadaMu dan mereka dikenyangkan. Ajarilah kami agar berani menjadi saluran berkatMu bagi sesama. Amin

 

 

 

Contemplatio

Ke mana pun Ia pergi, ke desa-desa, ke kota-kota, atau ke kampung-kampung, orang meletakkan orang-orang sakit di pasar dan memohon kepada-Nya, supaya mereka diperkenankan hanya menjamah jumbai jubah-Nya saja.

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening