Senin dalam Pekan Biasa VI, 13 Februari 2017

Kej 4: 1-14  +  Mzm 50  +  Mrk 8: 11-13

 

 

 

Lectio

Pada waktu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga.  Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: "Mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda." Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

 

 

 

Meditatio

Pada waktu muncullah orang-orang Farisi dan bersoal jawab dengan Yesus. Untuk mencobai Dia mereka meminta dari pada-Nya suatu tanda dari sorga. Apakah mereka tidak percaya kepada Yesus? Ada baiknya memang untuk meminta bukti dan tanda, bukankah ada banyak penipuan dengan membawa nama ilahi? Kiranya dapat dibenarkan penyataan itu, kalau memang Yesus tidak pernah melakukan pelbagai kegiatan yang menyatakan siapakah Dia selama itu. Bukankah Dia sudah mengajar penuh kewibawaan? Bahkah aneka mukjizat telah dilakukanNya? Bagaimana kita harus bersikap seperti Maria, dan  bukan seperti Zakharia dalam mendengarkan sabda dan kehendak Tuhan?

Maka mengeluhlah Ia dalam hati-Nya dan berkata: 'mengapa angkatan ini meminta tanda? Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kepada angkatan ini sekali-kali tidak akan diberi tanda'. Yesus tidak mau diatur oleh keingian  umatNya, yang hanya untuk memuaskan kepentingan diri saja. Kaum Farisi ini sepertinya tidak mau mendengarkan cerita dari sesamanya tentang siapakah Guru dari Nazaret ini. Sepertinya di antara mereka ada ke-tidak-ada-satu-an hati sehingga tidak mau mendengarkan sesamanya. Apakah kaum Farisi ini seperti Kain yang tidak mau tahu terhadap saudaranya? (Kej 4). Apakah saudara kita, dan orang-orang yang ada di sekitar kita menjadi orang yang harus ditiadakan dan dibinasakan? Mengapa Yesus tidak mengingatkan mereka akan peranan Yunus, Musa, Elia dan Amos ataupun nabi-nabi lainnya yang memang telah membawa dan menyampaikan sabda Tuhan, dan menjadi tanda kehadiran Allah yang selalu memerhatikan umatNya?

Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang. Yesus tidak segan-segan meninggalkan orang-orang yang tidak mempercayai dan menolak kehadiranNya. Yesus benar-benar memberikan pembelajaran hidup kepada setiap orang yang mendengarkan pengajaranNya.

 

 

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau selalu menyampaikan kehendakMu. Buatlah kami semakin percaya kepadaMu, dan berani membaginya kepada sesame kami, karena kami memang ingin menjadi saluran berkat bagi sesame, dan sesame kami adalah bagian hidup kami, yang harus kami jaga dan perhatikan. Amin.

 

 

 

Contemplatio

Ia meninggalkan mereka; Ia naik pula ke perahu dan bertolak ke seberang.

 

 



Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening