Selasa dalam Pekan Paskah V, 4 April 2017


Bil 21: 4-9  +  Mzm 102  +  Yoh 8: 21-30

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."  Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"  Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.  Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."  Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?  Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."  Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa. Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku. Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."  Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

 

 

 

Meditatio

Suatu hari Yesus berkata pula kepada orang banyak: 'Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku, tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang'. Ke manakah Yesus akan pergi? Memang kami semua akan mati. Maka benarlah kata orang-orang Yahudi itu: 'apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang'. Banyak orang tidak mengerti apa yang disampaikan Yesus. Semuanya dikatakan Yesus secara terus terang dan tanpa perumpamaan.

'Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini', tegas Yesus kepada mereka semua. Bukankah Dia memang Allah yang menjadi manusia? Dia datang ke tengah-tengah umatNya guna menyelamatkan seluruh umat tanpa terkecuali. Dari surga berarti bebas dari kuasa dosa, karena yang dari atas itu dikuasai oleh Allah sendiri, tidaklah demikian yang berasal dari bawah.   'Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu'. Namun yang berasal dari dunia akan dapat menikmati keselamatan hanya kalau percaya sang Kehidupan itu sendiri, yakni Yesus Kristus. Dialah Kebangkitan dan hidup, maka barangsiapa percaya kepadaNya akan tetap hidup.

'Siapakah Engkau?'. Mereka bertanya dan bertanya kembali, bukannya hendak mengklarifikasi, melainkan hanya hendak menunjukkan ketidak percayaan diri mereka kepada Tuhan Allah yang telah menjadi manusia. Jawab Yesus kepada mereka: 'apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?  Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia'. Yesus tidak mengulang lagi siapakah diriNya, melainkan tetap menegaskan bahwa diriNya diutus oleh Allah, hanya saja sekarang tidak menggunakan atau menyebut Bapa. Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa. Apakah hanya untuk menetralisir saja, bahwasannya Dia tidak menyebut nama Bapa?

'Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia'. Ditinggikan di sini dimaksudkan bahwa ketika Dia bergantung di kayu salib. Pengakuan pertama yang akan dilakukan, bukan oleh para murid, melainkan oleh dia yang menusukkan tombak ke lambungNya. 'Jika ia melihatnya, akan tetap hidup' (Bil 21: 8). Kata-kata inilah yang sepertinya akan terungkap kembali di saat Yesus bergantung di kayu salib, sebab pada saat itulah Dia Anak Manusia dimuliakan. 'Dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku'. Semua yang disampaikan oleh Yesus benar-benar mengungkapkan kehendak Bapa di surga. Semua akan diakui oleh banyak orang, karena segala yang dilakukanNya ternyata telah tersurat jauh lama dalam kitab suci. Aku datang hendak menggenapi kitab Taurat dan kitab para Nabi. 'Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya'. Sebab bukankah Aku ada dalam Bapa, dan Bapa dalam Aku? Aku dan Bapa adalah Satu.

Setelah Yesus mengatakan semuanya itu, banyak orang percaya kepada-Nya.

 

 

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau melakukan segala yang dikehendaki Bapa, Bapa ada di dalam Engkau dan Engkau di dalam Bapa. Kami percaya bahwa kamipun yang melakukan kehendakMu, Engkau selalu ada di dalam kami, mendampingi dan menguatkan kami. Tidak pernah Kau biarkan kami sendirian, terima kasih ya Yesus atas anugerahMu ini. Amin

 

 

 

Contemplatio

'Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya'.

 

 

Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening