Kamis dalam Pekan Paskah V, 18 Mei 2017

Kis 15: 7-21  +  Mzm 96  +  Yoh 15: 9-11

 

 

 

Lectio

Suatu hari Yesus bersabda: "seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.  Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh".

 

 

Meditatio

Suatu hari Yesus bersabda: 'seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu'. Yesus mengajak para muridNya, kita semua untuk menikmati kasihNya yang membahagiakan. Segala yang dialami oleh Yesus dibagikanNya kepada kita para muridNya.  'Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya'. Penyataan Yesus ini sepertinya hendak menegaskan apa yang disampaikanNya kali lalu, bahwasannya hanya orang -orang yang mengasihi diriNya akan melakukan perintah-perintahNya. Semua semakin menunjukkan memang, bahwa keselamatan itu hak priviligi Allah. Sebesar apapun segala yang dapat kita perbuat tidaklah mampu menentukan kita beroleh selamat. Yang menentukan tentunya Tuhan Alalh sendiri yang selalu bersabda kepada kita umatNya. Kiranya  amatlah baik kalau kita terus-menerus mengamini sabda dan kehendakNya, sebab sabdaNya yang menyelamatkan dan bukan semata-mata usaha baik kita. Walau tentunya tak dapat disangkal, Yesus Tuhan tidak membiarkan kita berjerih payah. Barangsiapa menabur dengan bercucuran air mata akan bersorak-sorai membawa berkas panenannya (Mzm 126).

'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh'. Yesus memang mengajari kita agar kita tidak menjadi orang-orang yang egois dan mencari kenyamanan diri. Segala yang dirasakan dan dinikmatiNya dibaikanNya kepada kita semua. Yesus menghendaki agar semua orang hidup bahagia dan selamat. Sangatlah baik kalau kita juga berani berbagi sebagaimana dilakukan Yesus Kristus. Tepatlah apa yang dikatakan para murid dalam sidangnya di Yerusalem untuk pertama kali. Mereka menegaskan: 'kita percaya, bahwa oleh kasih karunia Tuhan Yesus Kristus kita akan beroleh keselamatan, demikian mereka juga. Karena itu hendaknya kita tidak menimbulkan kesulitan bagi mereka dari bangsa-bangsa lain yang berbalik kepada Allah' (bdkKis 15: 11.19)

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, Engkau sumber keselamatan, ajarilah kami untuk berani mengamini sabdaMu dan melakukannya, agar hidup kami pun penuh bahagia dan sukacita. Amin

 

 

Contemplatio

'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening