Rabu Pekan Paskah IV, 10 Mei 2017


Kis 12: 24-30  +  Mzm 67  +  Yoh 12: 44-50

 

 

 

Lectio

Suatu hari bersabda, kata-Nya: "Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku. Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan. Dan jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman. Sebab Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku."

 

 

Meditatio

'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia bukan percaya kepada-Ku, tetapi kepada Dia, yang telah mengutus Aku; dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku', tegas Yesus. Bagaimana bisa terjadi? Karena memang Bapa ada dalam Anak, dan Anak ada dalam Bapa. Hal yang sama pernah dikatakan Yesus senduri kepada Filipus, murid yang dikasihiNya. 'Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan'. Tuhan Yesus datang ke dunia benar-benar dengan maksud dan tujuan baik. Dia datang hanya untuk menyelamatkan umat manusia. Tinggal dalam terang berarti mereka adalah orang-orang yang selalu melakukan kebaikan terhadap sesama, sebaliknya mereka yang tinggal dalam kegelapan adalah orang-orang yang memang mau mencari kepuasan diri tetapi mereka secara sengaja membiarkan diri dalam kuasa dosa dan maut.

'Jikalau seorang mendengar perkataan-Ku, tetapi tidak melakukannya, Aku tidak menjadi hakimnya, sebab Aku datang bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya. Barangsiapa menolak Aku, dan tidak menerima perkataan-Ku, ia sudah ada hakimnya, yaitu firman yang telah Kukatakan, itulah yang akan menjadi hakimnya pada akhir zaman'. Firman mana yang dimaksudkan Yesus? Apa yang kamu lakukan untuk saudaraKu yang hina ini, kamu melakukannya bagiKu. Kalau tidak melakukannya berarti kita tidak melakukan sesuatu yang berkenan kepada Kristus. Demikian juga, jika kita tidak memaafkan orang yang berhutang seratus dinar, padahal kita telah mendapatkan pengampunan sepuluh ribu talenta. Ataupun kalau kita hanya melakukan segala sesuatu, supaya mendapatkan pujian dari mansuia, dan bukannya dari Tuhan Allah Bapa yang berada di tempat tersembunyi.

'Aku berkata-kata bukan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang mengutus Aku, Dialah yang memerintahkan Aku untuk mengatakan apa yang harus Aku katakan dan Aku sampaikan. Dan Aku tahu, bahwa perintah-Nya itu adalah hidup yang kekal. Jadi apa yang Aku katakan, Aku menyampaikannya sebagaimana yang difirmankan oleh Bapa kepada-Ku'. Penegasan Yesus benar-benar menyatakan bahwa segala sesuatu yang disampaikan hanyalah kehendak Bapa. Aku tidak bekata-kata dari diriKu sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Kristus, Engkau datang membawa terang demi kenyamanan hidup kami. Ajarilah kami untuk menikmati terangMu, agar kami dapat menikmati hidup ini penuh syukur, dan pada akhirnya pun kami boleh menikmati hidup kekal bersamaMu. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Aku telah datang ke dalam dunia sebagai terang, supaya setiap orang yang percaya kepada-Ku, jangan tinggal di dalam kegelapan'.

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening