Sabtu dalam Pekan Paskah IV, 13 Mei 2017

Kis 13: 44-52  +  Mzm 98  +  Yoh 14: 7-14

 

 

 

Lectio

Dalam pengajaran berikutnya, Yesus berkata pada murid-muridNya : 'sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia."  Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami." Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.  Percayalah kepada-Ku, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku; atau setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."

 

 

 

Meditatio

'Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia'. Penegasan Yesus kepada para muridNya. Yesus menegaskan hal ini sebab Dia menampakkan dan menyatakan diri, sebagaimana dikehendaki Bapa sendiri sedari semula. 'Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.  Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku?',tegas Yesus yang sekaligus menanggapi permintaan Filipus yang meminta 'tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami'. Apakah pertanyaan Filipus juga menunjukkan realitas iman para murid yang memang tidak mengerti, bahwa mereka belum mengerti misteri inkarnatif yang sedang dijalani oleh Yesus sang Guru? Apakah memang selama ini Yesus tidak pernah menegaskan kepada para muridNya, bahwa Dia adalah Allah yang menjadi manusia?

'Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya'. Yesus tidak berkata-kata dari diriNya sendiri, melainkan segala yang dikehendaki Bapa. Bagaimana semuanya itu  bisa terjadi? Semua itu terjadi, karena memang Dialah Sabda yang menjadi manusia dan tinggal di tengah-tengah umatNya (Yoh1). Kalau sabdaNya saja adalah sabda Bapa, maka tentunya segala perkerjaan yang dilakukanNya adalah pekerjaan Bapa, karena itu 'setidak-tidaknya, percayalah karena pekerjaan-pekerjaan itu sendiri'. Bukankah hal yang sama pernah dikatakan oleh Nikodemus, bahwa segala pekerjaan dan tanda yang dilakukan itu hanya  dapat dikerjakan oleh Dia yang diutus Allah, dan Allah sendiri selalu besertaNya?

'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu'. Mengapa  bisa sampai seperti itu? Sebab sesungguhnya orang yang percaya kepada Kristus Tuhan adalah dia yang benar-benar mengamini sabda dan kehendak Kristus sendiri. Dia membiarkan dirinya dibimbing dan dikuasai oleh Roh Kristus. Bagaimana mungkin seseorang tidak bisa melakukan segala pekerjaan Kristus, kalau Roh Kristus ada dalam dirinya? Pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar karena mengandaikan kebutuhan jaman lebih besar dan akan terus bertambah sesuai dengan jaman, yang semuanya bila dibandingkan dengan keadaan di saat Yesus  mengikatkan diri dalam ruang dan waktu.

'Aku pergi kepada Bapa; dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya'. Tidak  ada perbedaan kepada siapa kita harus bermohon, kepada Bapa atau kepada Anak, sebab sekali lagi Bapa ada dalam Anak, dan Anak ada dalam Bapa.

'Semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya' (Kis 13: 49) itulah sukacita orang-orang  yang sebelumnya tidak mengenal Allah tetapi dimungkinkan dan dikondisikan menerima keselamatan karena cinta kasih dan perhatian Tuhan. Apakah kita berani mengakui bahwa kita ini termasuk  orang-orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal? Atau kita malah merasa kita layak dan pantas hidup kekal karena kita berusaha mengenal Allah? Hendaknya kita ingat segala usaha baik dan kesalehan kita tidak menentukan kita menjadi orang-orang yang diselamatkan. Lebih baik kalau kita berani berseru dan menegaskan, bahwa kita memang orang-orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, maka baiklah kalau kita semakin hari semakin menjadi percaya kepadaNya.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami bersyukur walaupun kami tidak pernah melihat, tetapi kami mengenal Engkau lewat sabdaMu, mengalami kasih dan pendampinganMu, yaitu RohMu sendiri yang hadir dalam hidup kami. Teguhkanlah iman kami untuk semakin percaya, bahwa Engkau yang ada dalam diri kami mampu menolong kami untuk melakukan setiap hal seperti yang Engkau sendiri katakan kepada para murid. Terima kasih ya Yesus. Amin

 

 

Contemplatio

'Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu'.

 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening