Sabtu Pekan Paskah III, 6 Mei 2017

Kis 9: 31-42  +  Mzm 116  +  Yoh 6: 60-69

 

 

 

Lectio

Setelah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?" Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?  Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada? Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup. Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia. Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya." Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?" Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."

 

 

Meditatio

'Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?'¸ komentar banyak murid setelah mendengarkan kata-kata Yesus yang mewajibkan mereka semua untuk berani makan daging dan minum darahNya yang benar-benar makanan itu. Bagaimana semua itu harus dilakukan? Sebagaimana orang mati kalau tidak makan roti, demikian jika mereka tidak makan daging dan minum darahNya. Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: 'adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?  Dan bagaimanakah, jikalau kamu melihat Anak Manusia naik ke tempat di mana Ia sebelumnya berada?'. Tantang Yesus untuk berani menikmati segala yang indah dan baik. Ada banyak hal-hal yang lebih indah dan mulia yang hendak diberikan kepada setiap orang yang percaya kepadaNya. Ada banyak hal yang lebih menakjubkan lagi.

'Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup', tegas Yesus. Karena itu, sabda dan kehendakNya selalu menggugah setiap orang setiap kali mendengarkanNya. Sabda Tuhan menggertakkan dan membuka mata hati banyak orang. SabdaNya membuka wacana kehidupan baru. SabdaTuhanlah yang juga menarik seseorang untuk berpaling kepadaNya, maka sekali lagi Yesus menegaskan: 'tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya'. Allah yang sepertinya mengawali setiap orang untuk berani datang kepada Yesus, sang Kehidupan itu.

Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia. Mereka mundur, karena memang tidak mau repot dan menghadapi persoalan baru. Sabda Yesus mengganggu kenyamanan hidup. Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: 'apakah kamu tidak mau pergi juga?'. Yesus kembali menantang para muridNya yang bertahan bersamaNya.  Jawab Simon Petrus kepada-Nya: 'Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal; dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah'. Inilah kepercayaan Simon bersama para murid lainnya.  Sabda Yesus yang menghantar setiap orang menikmati hidup kekal, maka hanya kepadaNyalah mereka, dan kita, percaya dan berharap. Kalau memang Dia itu yang kudus dari Allah mengapa kita masih menoleh ke sana kemari? Kalau ada 'di antaramu ada yang tidak percaya', sebagaimana dikatakan Yesus sendiri, karena memang Dia tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia, tentunya Yesus juga akan mendiamkan kita. Bukankah iman adalah sebuah jawaban akan sapaan kasihNya? Bukankah iman adalah taburan keselamatan? Allah memanggil dan memanggil, menyapa dan menyapa kita, ada baiknya kalau kita menjawabNya dengan penuh syukur dan terima kasih.

 

 

Oratio

Ya Tuhan Kristus, kami bersyukur karena kasihMu yang besar, Engkau selalu mencari dan memanggil setiap yang menjauh dariMu. Kiranya kami yang telah menjadi anak-anakMu ini semakin hari semakin berani dalam mengikuti sabda dan kehendakMu. Amin

 

 

Contemplatio

'Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya'.

 




Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012

Sabtu Hening