Senin dalam Pekan Paskah V, 15 Mei 2017

Kis 14: 5-18  +  Mzm 115  +  Yoh 14: 21-26

 

 

 

Lectio

Dalam pengajaran Yesus berkata pada murid-muridNya : "barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."  Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"  Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia. Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu".

 

 

 

Meditatio

'Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku', tegas Yesus. Sungguh benar memang. Seseorang yang mengasihi saya tentunya akan melakukan kemauan diri saya. Demikian juga setiap orang yang mencintai anak-anaknya akan mengamini kemauan anak-anaknya, walau tidak untuk memanjakan mereka. Hanya orang-orang yang percaya dan megasihi Yesus memang yang akan melakukan kehendak sang Guru terkasih itu. 'Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya'.  Sebuah imbalan yang amat membahagiakan bagi orang-orang yang berani mengasihi Tuhan Yesus. Allah akan menyatakan diriNya kepada mereka.

Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: 'Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?'. Mengapa Yudas bertanya demikian? Bukankah  hanya kepada orang-orang yang mengashi diriNya Yesus hendak menyatakan diri? Bukankah memang dunia adalah orang-orang yang melawan sang Penyelamat dan tidak menghendaki keselamatan?  Jawab Yesus: 'jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia'. Penegasan Yesus yang mengulang penyataanNya sebelumnya. 'Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku'. Kalau Bapa kemudian mengasihi orang-orang yang mengasihi diriNya,  sebab 'firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku'.  Mendengarkan Bapa di surga berarti mengundang Dia sendiri datang ke tengah-tengah umatNya.

'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu'. Pengajaran Yesus tidak berhenti ketika Dia harus kembali kepada Bapa, sebab memang Roh Penghibur, RohNya sendiri akan melanjutkan segala pekerjaan yang dilakukanNya. Roh itulah malah yang akan memperbaharui segala pengajaranNya sehingga segala yang disampaikan benar-benar menghantar setiap orang kepada kehidupan kekal.

 

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, kami mengasihi Engkau, kami merindukan Engkau, tapi jujur saja kami ini adalah orang-orang yang malas melakukan segala kebaikan terhadap sesama. Ajarilah kami untuk melakukan kehendakMu selalu dalam keseharian hidup ini. Amin.

 

 

 

Contemplatio

'Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku'.

 

 



Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012