Senin dalam Pekan Paskah VI, 29 Mei 2017

Kis 19: 1-8  +  Mzm 68  +  Yoh 16: 29-33

 

 

 

Lectio

Pada waktu kata para murid kepada Yesus: "Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah."  Jawab Yesus kepada mereka: "Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia."

 

 

Meditatio

'Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah', kata para murid kepada Yesus. Apakah mereka ini hanya bibir manis saja berkata demikian kepada Yesus? Bukankah karena kelemahan dan keterbatasan mereka, maka Yesus berbicara dalam perumpamaan? Namun syukurlah kalau mereka benar-benar tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan Engkau datang dari Allah.

'Percayakah kamu sekarang? Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu diceraiberaikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri'. Yesus bukan memuji kepercayaan mereka, malah menantang mereka tentang akan apa yang terjadi pada diri mereka: dicerai beraikan, bahkan mereka akan meninggalkan Dia yang mereka percayai. 'Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku', tambah Yesus. Yesus tidak kuatir. Bukankah Dia sang Kehidupan.

'Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku'. Mengapa Yesus berkata-kata seperti ini? Yesus berkata-kata demikian, karena memang Yesus benar-benar memberi jaminan bahwa segala yang mereka minta kepada Bapa akan diberikan dalam nama Anak, dan keberanian meminta kepadaNya membuat hati mereka akan penuh sukacita. Sebab hanya segala sesuatu yang dapat kita usahakan dan kita peroleh dapat kita nikmati sungguh-sungguh bila kita satu dan kita minta dalam nama Tuhan Yesus. Itulah yang kita renungkan di hari kedua novena kita di hari Sabtu.

'Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia'. Mengapa? Karena roh itu penurut dan daging ini lemah (Mat 26: 41). Kita mudah jatuh dalam dosa dan pencobaan; kita merasa tersakiti dan teraniaya. Karena itu Yesus meminta kita untuk terus 'berjaga-jagalah dan berdoalah', sebab memang dunia telah dikalahkanNya. Hanya dalam Yesus sukacita akan penuh, karena keterpautan kita dengan Tuhan Yesus sang Empunya kehidupan. Meminta bantuan Tuhan Yesus dalam bahasa Paulus tidak lain dan tidak bukan adalah memohon penyertaan Roh Kudus (lih.Kis 19: 1-8).

 

 

Oratio

Ya Yesus, ajarilah kami untuk berani meminta kepada Bapa dan mensyukuri rahmat kasih yang Kau limpahkan pada kami, supaya kami tidak jatuh dalam dosa. Terima kasih ya Yesus. Amin

 

 

Contemplatio

'Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku',

 

 

Komentar

Pos populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012