Kamis Pekan Biasa XI. 22 Juni 2017

2Kor 11: 1-11  +  Mzm 111  +   Mat 6: 7-15

 

 Lectio

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.

Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. Karena Engkaulah yang Empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu'.

 

Meditatio

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan'. Keberhasilan doa sepertinya ditentukan oleh banyak kata-kata yang dilambungkan, apalagi adanya banyak kata-kata manis dan penuh pujian. Namun mengapa mereka harus berdoa, bukankah mereka tidak mengenal Allah? Kepada siapa mereka berdoa? 'Janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya'. Inilah modal dasar dalam setiap kita melambungkan pujian dan doa kepadaNya, bahwasannya Tuhan Bapa di surga sudah tahu apa yang menjadi kebutuhan kita. Tanpa keyakinan, bahwa Tuhan mengetahui dan mengenal kita dan aneka keperluan kita, maka apa yang akan dapat kita lakukan.  

Tuhan Bapa di surga sudah mengenal kita, 'karena itu berdoalah demikian' tegas Yesus. 'Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu'. Hanya Doa Bapa kami  yang ada di surgalah yang harus kita puji dan sembah, dan tidak ada yang lain. NamaNya harus kita hormati dan kita muliakan, dan bukan untuk diremehkan dan direndahkan. Hanya namaNyalah yang harus dikuduskan.

'Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga'. KerajaanMu benar-benar akan meraja dan kami rasakan, kalau memang kehendakMu menjadi satu-satunya pendoman hidup kami. Hanya kehendakMulah yang akan membuatkan bumi ini menjadi indah dan mulia sebagaimana surga adanya.

'Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya'. Biasakanlah kami menerima segala sesuatu cukup adanya, sebab memang tak jarang adanya makanan yang berlebihan membuat kami rakus dan serakah. Nafsu kami malahan dibuat melonjak-lonjak dengan adanya banyak makanan. Jangan pula kami menjadi batu sandungan bagi orang lain (bdk.2Kor 11,9), karena adanya kelebihan makanan pada diri kami dan itu kami nikmati dengan berfoya-foya. Semoga rejekiMu yang cukup membuat kami aman dan tenteram.

'Ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami'. Sebab memang hanya pengampunan daripadaNyalah akan membuat kita manusia berani mengampuni dan memaafkan sesama, dan lebih dari itu pengampunan kita kepada sesama bila kita satukan dengan pengampunanNya akan memberikan kenyamanan bathiniah seseorang untuk menikmati pergaulan hidup yang indah, dan sekaligus menjadi bekal dalam pengharapan akan kehidupan kekal.

'Jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu'. Janganlah hal ini dikakakan kepada kita, karena ketidakmauan kita memaafkan dan mengampuni sesama. Sebelum Allah melimpahkan rahmat dan berkatNya, mari kita membiasakan bersikap dan bertindak yang dikerjakan Allah sendiri kepada kita. Keyakinan bahwa Allah akan membiarkan segala yang baik  akan membantu kita sendiri merasakan berkatNya yang indah.

'Janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat'. Karena memang kamii ini amat lemah. Daging ini lemah dan roh pun amatlah penurut. Hanya dalam perlindunganMU juga kami akan menjadi saluruan berkat bagi sesama. Semuanya ini kami mohon kepadaMu ya Bapa,  'karena Engkaulah yang Empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin'. Kami percaya hanya padaMulah segalanya akan terjadi dengan indahnya, karena Engkaulah sang Empunya kehidupan ini.

  

Oratio

Ya Yesus Kristus, rajailah hati kami, agar kami sungguh-sungguh dapat melakukan seperti yang Engkau kehendaki, karena hanya RohMu sendiri yang hidup bertahta mendampingi dan membimbing kami. Amin

  

Contemplatio

'Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012