Minggu Pekan Biasa XII, 25 Juni 2017

Yer 20: 10-30  +  Rom 5: 12-15  +  Mat 10: 26-30

 

Lectio

Pada waktu itu bersabdalah Yesus: 'janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah. Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga'.

 

Meditatio

'Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga'. Inilah iman kepercayaan kepada Kristus Tuhan. Yesus sendiri menegaskan dan memintanya. Iman kepercayaan harus diungkapkan dalam hidup sehari-hari. Seseorang yang beriman kepadaNya harus berani berkata aku murid Kristus, aku adalah orang yang percaya kepada Kristus Tuhan, bukan kepada dirinya sendiri, melainkan kepada orang lain, yang ada di sekitarnya, kepada orang-orang yang dijumpainya. Tentunya bukan hanya dengan kata-kata, melainkan dengan berani meminta orang-orang yang memusuhi kita dan mendoakan mereka, serta berani mendahului memberi salam mereka yang kita jumpai sebagaimana yang dikehendaki Tuhan Yesus sendiri. (Mat 5)

Karena itu, pertama 'janganlah kamu takut terhadap mereka, yang memusuhi kamu, karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui'. Orang akan tahu pada akhirnya siapakah yang benar siapakah yang salah, walau tak dapat disangkal siapa saja yang menyampaikan warta kebenaran dan sukacita akan menanggung banyak perlawanan dan tantangan. Malah 'apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah'. Yesus meminta kita orang-orang yang percaya kepadaNya untuk menyampaikan segala sabda dan kehendakNya. Bukankah kita ingin menjadi saluran berkat bagi banyak orang?

Kedua, 'janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka'. Yesus mengingatkan, perlawanan dan perlawanan akan datang. Dia sendiri sebagai Terang datang, tetapi banyak orang yang bersembunyi dalam kegelapan, demikian kita orang-orang yang percaya kepadaNya akan banyak mendapat perlawanan, bahkan nyawa kita menjadi taruhan. Inilah cinta, dan barang siapa bertahan sampai akhir, dia akan selamat.

Bagi orang-orang yang percaya kepadaNya, suara-suara: 'kegentaran datang dari segala jurusan! Adukanlah dia! Kita mau mengadukan dia!', akan kita dengar dan bahkan menggelisahkan, semua orang sahabat karibku mengintai apakah aku tersandung jatuh'. Itulah yang dialami Yeremia, dan itulah juga yang akan dialami oleh orang-orang yang percaya kepadaNya. 'Tetapi TUHAN menyertai aku seperti pahlawan yang gagah, sebab itu orang-orang yang mengejar aku akan tersandung jatuh dan mereka tidak dapat berbuat apa-apa. Mereka akan menjadi malu sekali, sebab mereka tidak berhasil, suatu noda yang selama-lamanya tidak terlupakan!' (Yer 20: 10-11). Kata-kata inilah yang harus menjadi keyakinan kita. Immanuel.

'Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekor pun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. Dan kamu, rambut kepalamu pun terhitung semuanya. Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit'. Tuhan Bapa di surga akan selalu memperhatikan kita orang-orang yang percaya kepadaNya, dan pasti Allah sungguh bertanggungjawab atas kita. Kasih Tuhan Allah pasti lebih besar dari segala sesuatu. Itulah yang disadari sungguh oleh Paulus dengan berkata: 'karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya, yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus' (Rom 5: 15)

 

Oratio

Yesus Kristus, mampukan kami untuk dapat mengampuni yang menyakiti dan menyapa mereka yang kami jumpai, seperti yang Engkau sendiri ajarkan kepada kami. Agar namaMu dipermuliakan melalui sikap hidup kami, serta semakin banyk orang percaya dan mengikutiMu. Amin

 

Contemplatio

'Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga'.

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga, 12 Agustus 2012