Minggu Pekan Biasa XVII, 30 Juli 2017

1Raj 3: 5-12  +  Rom 8: 28-30  +  Mat 13: 44-46

 

 

Lectio

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.

 

Meditatio

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu.

Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.

Kedua orang ini sama-sama menemukan sesuatu yang paling indah, dan lebih indah dari segala yang dimilikinya. Yang seorang menemukan harta terpendam, yang lain menemukan mutiara. Mereka sama-sama menjual segala yang mereka miliki untuk mendapatkan sesuatu yang paling berharga daripada lainnya. Kerajaan Surga adalah hal yang terindah dalam hidup manusia, karena seseorang membiarkan diri dikuasai dan dibimbing oleh Kristus Tuhan sendiri.

Perumpaan ini memberi pesan agar setiap orang, terlebih-lebih yang merasakan kasih Tuhan, hendaknya selalu berani memilih yang terbaik dalam hidup ini. 'Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?'. Inilah permintaan yang terindah yang dipanjatkan Salomo kepada Tuhan Allah. 'Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum, maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorang pun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorang pun seperti engkau. Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorang pun seperti engkau di antara raja-raja' (1Raj 3: 9-13). Keberanian untuk memilih yang terbaik yang mendatangkan keselamatan, dan juga sekaligus adalah kehendak Tuhan Allah sendiri. Carilah dahulu KerajaanNya maka yang lain akan ditambahkan kepadamu (Mat 6: 33). Maria pun membuat Yesus bersukacita, karena dia telah memilih bagian terbaik yang tidak akan diambil daripadanya (Luk 10: 42).

Mengapa Yesus meminta para murid kita semua untuk mendapatkan yang terbaik? Karena hanya dari Tuhan Allah datang keselamatan. Lagipula, Yesus sepertinya harus mengingatkan semua orang dengan berkata 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat' (Mat 10: 7), karena ketidak-peduliaan mereka akan keselamatan.

Orang yang yang berani memilih Allah, dia pun akan diplih oleh Allah. Dia bukan saja akan semakin dikasihiNya, melainka juga akan dipilih dan diselamatkanNya (Rom 28: 30), tegas santo Paulus dalam suratnya.

 

Oratio

Yesus Kristus, bantulah kami dengan rahmat kebijaksanaanMu, agar kami selalu memilih yang terbaik dalam hidup ini, yakni memilih Engkau sendiri Sumber kehidupan, sebab hanya kepadaMU kami tidak akan berkekurangan. Amin.

 

 

Contemplatio

'Berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat,

 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening