Rabu Pekan Biasa XV, 19 Juli 2017

Kel 3: 1-12  +  Mzm 103  +  Mat 11: 25-27

 

 

Lectio

Pada waktu itu berkatalah Yesus: "Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil. Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu. Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku dan tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya".

 

 

Meditatio

'Aku bersyukur kepada-Mu, Bapa, Tuhan langit dan bumi'. Sebuah ucapan syukur yang dilambungkan oleh Yesus Kristus, Anak Manusia, kepada Bapa di surga, sang Empunya langit dan bumi ini. Karena apa sehingga Yesus bersyukur kepada Bapa? 'Karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.  Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'. Allah Bapa seperti berpihak hanya kepada mereka yang kecil dan lemah, dan bukannya kepada mereka yang bijak dan pandai. Itulah memang kehendakNya, itulah yang berkenan kepadaNya. Allah memang selalu berpihak kepada mereka yang lemah dan kecil.

Apa yang dinyatakan Bapa kepada mereka? Yang dinyatakan itu memang tidak lain dan tidak bukan adalah misteri penyelamatanNya sendiri. Sebab memang hanya orang-orang yang mengandalkan kekuatan dan kuasa Tuhan akan dapat menikmati misteri penyelamatan, dan bukannya mereka yang bertanya dan bertanya, bahkan memprotes kemauan dan kehendak Tuhan, yang berlawanan dengan keinginan pribadi mereka. Yesus bersyukur kepada Bapa, karena memang Yesus mengamini sabda dan kehendak Bapa yang mengutusNya. Yesus satu suara dengan kehendak Bapa yang telah mengutusNya.

'Semua telah diserahkan kepada-Ku oleh Bapa-Ku'. Apa yang telah diserahkan kepada Anak, kepada Yesus? Tentunya sabda dan kehendak Bapa sendiri, sebab bukankah Yesus datang untuk menggenapi segala yang tertulis dalam hukum Taurat dan kitab para Nabi? Bukankah Yesus datang hanya berkata-kata dan  melakukan segala yang dikehendakiNya? Dan yang tak boleh disangkal, tentunya misteri kehadiran Allah Bapa sendiri dalam diri Putera yang diutusNya ke dunia itulah misteri yang luhur dan mulia, yang hanya bisa dimengerti oleh orang-orang yang merindukan keselamatan daripadaNya.

Kalau Yesus menambahkan: 'tidak seorang pun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak seorang pun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu berkenan menyatakannya', karena misteri Allah selalu akan dinyatakan bagi setiap orang. Bukankah Yesus sendiri menegaskan kemarin: 'karena tidak ada sesuatu pun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang?' (Mat 10: 26-27). Yesus hari demi hari akan membuka misteri keselamatanNya itu, dan hanya orang-orang yang berani mendengarkan sabdaNya akan semakin hari semakin mengenal diriNya, dan Bapa tentunya.  Dan kiranya pengenalan seorang manusia akan Allah Bapa hanya dapat terpenuhi dan tercapai, kalau dia mau mendengarkan suara sang Putera, sebab sebagaimana disabdakanNya sendiri Akulah Jalan, Kebenaran dan Hidup. Tak ada orang dapat sampai kepada Bapa kalau tidak melalui Aku.

 

Oratio

Ya Yesus Kristus, ajarilah kami agar semakin rendah hati dan mengandalkan Engkau dalam hidup ini. Sebab hanya orang yang mengandalkan Engkaulah yang dapat menikmati misteri keselamatan yang Engkau janjikan itu. Tolong dan mampukan kami yang lemah ini ya Yesus. Amin

 

 

Contemplatio

'Semuanya itu Engkau sembunyikan bagi orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.  Ya Bapa, itulah yang berkenan kepada-Mu'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening