Sabtu Pekan Biasa XVI, 29 Juli 2017

Kel 24: 3-8  +  Mzm 50  +  Yoh 11: 19-27

 

 

Lectio

Pada waktu itu banyak orang Yahudi telah datang kepada Marta dan Maria untuk menghibur mereka berhubung dengan kematian saudaranya. Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya." Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit." Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman." Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia."

 

Meditatio

Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus dating melayat, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Marta memang seorang yang peka terhadap sesamanya. Dia memperhatikan dan memperhatikan. Sepertinya dia mempunyai komunikasi yang indah dengan sesamanya. Apakah Maria kurang mempunyai sikap seperti itu? Apakah Maria yang satu ini begitu spiritualis hidupnya?

'Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarang pun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya'. Sebuah pernyataan iman seorang Marta kepada Yesus, Orang Nazaret ini. Dia menyapa Tuhan, dan bukan tuan. Mungkin mempunyai perbedaan kualitas maknanya, walau mungkin tidak seperti pemahaman kita sekarang ini tentang Tuhan yang Mahaesa. Marta benar-benar percaya siapakah Yesus itu. Yesus mampu dan berkuasa membuat segala-sgalanya baik adanya. Dia Penguasa kehidupan ini. Marta yakin juga kalau Bapa di surga benar-benar berkenan hanya kepadaNya (Mat 3), maka dia berani yakin dan berkata bahwa Allah akan memberikan kepadaNya segala sesuatu yang dimintaNya kepada Bapa.  

'Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman', sahut Marta dengan sigapnya, ketika Yesus menegaskan: 'saudaramu akan bangkit'. Marta benar-benar seorang beriman. Dia tahu akan kebangkitan. Kebangkitan akan terjadi kelak pada akhir jaman. 'Akulah kebangkitan dan hidup', tegas Yesus. Kebangkitan bukanlah soal akhir jaman, bukan soal waktu sekarang atau esok; kebangkitan adalah soal iman kepercayaan. 'Barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya'. Percaya kepada Yesus adalah jaminan untuk mendapatkan kebangkitan dan hidup. Semua orang akan tetap mengalami kematian sebagaimana kodratnya yang fana, tetapi dia akan dibangkitkan dan hidup kembali dalam kemuliaan kekal karena kepercayaannya kepada sang Kehidupan kekal itu sendiri.

'Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia', sahut Marta menjawab permintaan Yesus: 'percayakah engkau akan hal ini?'. Marta sungguh-sungguh orang yang beriman. Dia bukan saja seorang yang humanis, melainkan beriman tangguh dalam keseharian hidupnya. Dia jujur terhadap Yeus yang dikasihinya.

Hal yang sama sebenarnya juga pernah diucapkan secara bersama oleh umat Israel, ketika Musa menyampaikan sabda dan perintah-perintah Tuhan yang mendampingi mereka. Mereka berseru serentak: 'segala sabda Tuhan akan kami taati dan kami laksanakan' (Kel 24: 3-8). Mereka berjanji untuk mengamini sabda kehendakNya, karena memang sabdaNya itu menyelamatkan dan membuat hidup nyaman dan indah adanya. Kepercayaan Israel kepada Tuhan Allaha semakin membuat mereka menjadi orang-orang yang dikasihiNya.

 

Oratio

Yesus Kristus, Engkaulah sabda kehidupan. Ajarilah kami unutk mengamini sabda dan kehendakMu dalam hidup sehari-hari, sebab hanya dalam kepercayaan akan sabdaMu kami beroleh kehidupan sekarang ini dan kekal.

Santa Marta, doakanlah kami selalu. Amin.

 

 

Contemplatio

'Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening