Rabu Pekan Biasa XVII 2 Agustus 2017


Kel 34: 29-35 + Mzm 99 + Mat 13: 44-46

 

Lectio:

Pada waktu bersabdalah Yesus: 'hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.

 

Meditatio

Pada pengajaran berikutnya, Yesus memberikan perumpamaan: 'hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu'. Bagaimanakah para murid bisa memahami hal ini? Mudah sekali! Karena memang kebiasaan memendam harta di dalam tanah bagi masyarakat Palestina pada waktu itu. Karena seringnya terjadi peperangan, mereka sengaja tanam harta benda yang mereka miliki, sehingga ketika perang berakhir mereka dapat menggali dan menemukannya kembali. Menemukan suatu harta terpendam dapat terjadi pada seseorang yang sengaja menggali sampai dalam.

'Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'. Hal Kerajaan Sorga bagaikan mutiara, sangat indah dan berharga. Orang berusaha menemukannya, karena berharga dan indahnya mutiara tersebut. Maka ketika ditemukannya, seseorang menjual seluruh miliknya untuk membelinya. Demikianlah   semangat dan ketekunan yang harus dimiliki dalam mencari kerajaan Allah. Diperlukan pengorbanan dalam mendapatkan  'Mutiara Indah' yang sangat berharga itu;  dan pastilah orang akan merasakan sukacita ketika mendapatkan yang dicarinya itu.

Pesan penting dari Yesus yang ingin disampaikan kepada para murid, kita semua, pertama agar memiliki semangat tekun dalam mencari Kerajaan Allah dan mau berkorban mengutamakan Mutiara di atas segalanya.  Menemukan kehadiran Allah dalam hidup akan senantiasa mendatangkan sukacita bagi setiap orang.

Kedua agar setiap orang, terlebih-lebih yang merasakan kasih Tuhan, selalu berani memilih yang terbaik dalam hidup ini. Keberanian untuk memilih yang terbaik akan mendatangkan keselamatan, dan juga sekaligus merupakan kemauan Tuhan Allah sendiri agar kita mencari dahulu KerajaanNya maka yang lain akan ditambahkanNya (Mat 6: 33). Maria pun membuat Yesus bersukacita, karena dia telah memilih bagian terbaik yang tidak akan diambil daripadanya (Luk 10: 42).

Mengapa Yesus meminta para murid kita semua untuk mendapatkan yang terbaik? Karena hanya dari Tuhan Allah datang keselamatan. Lagipula, Yesus sepertinya harus mengingatkan semua orang dengan berkata 'pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat' (Mat 10: 7), mengingat ketidak-peduliaan mereka akan keselamatan.

 

Oratio

Ya Yesus, berikanlah juga kami semangat mencari, dan jiwa yang berani berkorban dalam mengikuti Engkau. Sebab kami percaya, akan selalu ada sukacita, ketika kami dapat menemukan Engkau dalam diri sesama melalui tugas pelayanan kami masing-masing. Amin

 

Contemplatio

'Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, iapun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu'.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening