Sabtu Pekan Biasa XIX, 19 Agustus 2017


Yos 24: 1-13  +  Mzm 136 +  Mat 19: 3-12

 

 

Lectio

Pada waktu itu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

 

 

Meditatio

Pada waktu itu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka. Memang tugas orang tua memperkenalkan anak-anak kepada Yesus sang Empunya kehidupan. Memintakan berkat bagi mereka sekaligus memberikan pengajaran, bahwa hidup kita itu semakin indah kalau kita berani meminta selalu rahmat dan kasih dari Tuhan. Semenjak kecilpun, Yusuf dan Maria telah membiasakan Yesus untuk pergi ke bait Allah. Akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Mengapa para murid melarang mereka? Apakah anak-anak merepotkan mereka? Apakah keselamatan hanya urusan kita orang yang sudah dewasa? Seringkali kita enggan direpotkan orang lain, sehingga kita tidak mau tahu terhadap mereka.

'Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku', tegur Yesus kepada para muridNya. Yesus mengundang semua orang tanpa terkecuali. Bukankah anak-anak mempunyai martabat sama dengan kita? Mengapa Yesus membiarkan mereka anak-anak datang kepadaNya?  'Sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga'. Karena memang mereka membutuhkan uluran dan belaskasih Tuhan. Tanpa banyak kata, mereka ingin menikmati hidup ini dengan indahnya; dan hanya dalam Tuhan Allah sang Empunya kehidupan mereka dapat menikmatinya dengan penuh syukur. Sikap konsumtif anak-anak terhadap belaskasih Tuhan yang menyenangkan hati Tuhan kita Yesus Kristus.

Ajakan untuk selalu menikmati kebesaran dan kemurahan hati Tuhan Allah sebenarnya sudah dikumandangkan oleh Yoshua. Yoshua mengingatkan keberanian dan kesetiaan mereka akan Tuhan Allah membuat mereka akan tetap menikmati rahmat dan berkatNya (Yos 24: 14-29).

Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, berilah kami keberanian untuk bersikap seperti anak kecil yang selalu bergantung pada orangtuanya. Yang dengan sikap terbuka datang kepadaMu dan menikmati kasihMu. Karena hanya orang yang berani datang dan setia kepadaMu yang menikmati rahmat dan berkatMu. Amin

 

Contemplatio

'Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga'.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening