Rabu Pekan Biasa XXV, 27 September 2017


Ezr 9: 5-9 + Mzm + Luk 9: 1-6

 

 

Lectio

Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. Dan Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang,  kata-Nya kepada mereka: "Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju. Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ. Dan kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka." Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

 

 

Meditatio

Pada suatu hari Yesus memanggil kedua belas murid-Nya, lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit. Yesus memberi mereka secara cuma-cuma sepertinya, karena memang tidak ada persyaratan yang diajukanNya. Untuk apa Yesus memberikan kuasa yang agung itu? Yesus memberikan semuanya itu, karena Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan untuk menyembuhkan orang. Itulah tugas perutusan yang diberikan kepada mereka. Kiranya kuasa yang diberikanNya menjadi bekal bagi mereka.

'Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju', kata Yesus kepada para murid.  Mereka diminta untuk tidak direpotkan dengan aneka bekal; bukankah mereka sudah mempunyai bekal yang lebih penting dari yang mereka perkirakan? 'Dan apabila kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari situ'. Hendaknya para murid tidak menunda-nunda pengajaran. Segala yang harus disampaikan, haruslah segera mereka selesaikan. Penerimaan para pendengar adalah sebuah berkat tersendiri yang diberikan oleh Tuhan melalui mereka, keluarga-keluarga yang menerima mereka. Maka 'kalau ada orang yang tidak mau menerima kamu, keluarlah dari kota mereka dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka'. Penyataan Yesus ini hendak menegaskan, bahwa pewartaan tentang Injil Kerajaan Allah adalah kewajiban yang harus didengar dan dinikmati oleh setiap orang. Mengapa? Karena Allah menghendaki setiap orang beroleh keselamatan. Ketidakmauan seseorang menerima kabar sukacita menjadi catatan tersendiri bagi Tuhan.

Lalu pergilah mereka dan mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan Injil dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat.

Pemberian dari Tuhan memang harus perlu kita syukuri. Pemberian Tuhan dimaksudkan bukan untuk menina-bobokkan kita umatNya. Malah setiap anugerahNya hendak siap dipertanggungjawabkan kepada Tuhan. Pengalaman Esra dalam kitab Ezra 9: 5-9 mengingatkan kita, agar kita harus menjadi orang-orang yang tahu berterima kasih dan siap selalu mempertanggungjawabkan atas segala pemberianNya. Inilah iman kepada Tuhan sang Empunya kehidupan kita.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau mengutus dan membekali setiap anakMu dengan kuasaMu, maka bantulah kami agar berani melangkah dengan teguh tanpa khawatir, karena Engkau senantiasa menyertai kami. Terima kasih ya Yesus atas anugerahMu ini. 

Santo Vincentius, doakanlah kami.  Amin

 

 

Contemplatio

'Jangan membawa apa-apa dalam perjalanan, jangan membawa tongkat atau bekal, roti atau uang, atau dua helai baju'.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening