Senin Pekan Biasa XXV, 25 September 2017

Ezr 1: 1-6 + Mzm 126 + Luk 8: 16-18

 

 

Lectio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: 'tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.  Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan. Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

 

 

Meditatio

Pada waktu itu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: 'tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya'. Setiap orang hendaknya tahu benar kegunaan setiap barang yang tercipta. Semua barang dibuat atau diciptakan sesuai dengan kegunaannya. Demikianlah pelita dipakai untuk memberi penerangan kepada barang yang ada di sekitarnya. Sebagaimana pelita memberikan cahaya, demikianlah kehendak Allah atau misteri penyelamatan manusia. Semuanya akan diwartakan, semua akan disampaikan. 'Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan diketahui dan diumumkan'. Kalaupun Allah menyampaikannya melalui aneka perumpamaanpun, semuanya akan dimengerti banyak orang pada waktunya. Kehendak Allah dinyatakan kepada seluruh umat manusia, karena memang kita orang adalah ciptaan yang paling dikasihiNya.

'Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar', tegas Yesus. Bukankah kita semua diberi kemampuan untuk mendengar, melihat dan merasakan? Keberanian kita untuk menggunakan segala kemampuan yang diberikan Allah akan membuat kita menjadi manusia yang sempurna. Segala yang kita lihat, yang kita dengar dan yang kita rasakan akan menyempurnakan hidup ini. 'Siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya', tambah Yesus.

Allah selalu memberi peluang dan kesempatan bagi setiap orang untuk menikmati yang baik dan indah. Peluang dan kesempatan untuk seluruh umat Israel untuk pulang kembali ke Yerusalem (Ezr 1: 1-6) Adalah gambaran bahwa setiap orang diundang kembali kepada keselamatan. Pulang kembali ke Yerusalem akhirnya menjadi kemauan diri untuk membangun kembali Israel menjadi tempatNya yang kudus, dan menjadi kebanggaan bagi banyak orang.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, Engkau menyatakan kehendak Allah tentang misteri penyelamatan, kiranya kami yang telah mendengar dan merasakan rahmat kasihMu ini semakin berani untuk membagikannya pada sesama agar semakin banyak orang diselamatkan. Amin

 

Contemplatio

'Siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya',

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening