Jumat Pekan Biasa XXVI, 6 Oktober 2017

Bar 1: 15-22 + Mzm 79 + Luk 10: 13-16

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida! karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung. Akan tetapi pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu. Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati! Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku'.

 

 

Meditatio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!'. Kenapa Yesus mengecam keras mereka? 'Karena jika di Tirus dan di Sidon terjadi mujizat-mujizat yang telah terjadi di tengah-tengah kamu, sudah lama mereka bertobat dan berkabung'. Di Tirus dan Sidon ada kemauan untuk bertobat dengan adanya perhatian dan kasih Tuhan. Tidaklah demikian dengan Khorazim dan Betzaida, walau adanya aneka mukjizat yang diadakan di kedua kota itu. 'Pada waktu penghakiman, tanggungan Tirus dan Sidon akan lebih ringan dari pada tanggunganmu', tegas Yesus. Karena apa? Karena pertobatan mereka tentunya yang memang pada akhirnya menyenangkan hati Tuhan. Menyenangkan hati Tuhan karena mereka sendiri ternyata mau diselamatkan sebagaimana kehendak Tuhan Allah sendiri. Tuhan Allah merasa bangga, bukan karena Dia mendapatkan kepuasan diri, melainkan semata-mata karena umatNya, orang-orang yang dikasihi itu mau menikmati keselamatan yang diberikanNya.

'Dan engkau Kapernaum, apakah engkau akan dinaikkan sampai ke langit? Tidak, engkau akan diturunkan sampai ke dunia orang mati!'. Kapernaum pun mengalami yang sama, karena memang ketidak mauan mereka menikmati keselamatan, ketidakmauan mereka untuk bertobat. Padahal di Kapernaumlah, Yesus paling banyak mengadakan aneka mukjizatNya. Ketidakmauan untuk bertobat mendatangkan kebinasaan.

Ketiga kota ini disebut oleh Yesus memang karena ketidakmauan mereka untuk bertobat dan mengubah diri sesuai dengan kemauan Tuhan yang penuh belaskasih. Semuanya ini disampaikan Yesus kepada para muridNya agar mereka siap sedia, bahwasannya akan ada orang-orang yang tidak menerima pengajaranNya. Namun, tegas Yesus kepada mereka, 'barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku'. Penolakan terhadap orang-orang yang diutusNya tak ubahnya penolakan terhadap Tuhan Allah sendiri, karena memang tugas perutusan ini adalah kehendak Bapa yang menginginkan agar setiap orang beroleh selamat.

Kiranya pengalaman Barukh mengingatkan kita semua untuk semakin setia mengikuti Kristus Tuhan sang Empunya kehidupan. 'Memang kami telah berdosa kepada Tuhan. Kami tidak taat kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, untuk mengikuti segala ketetapan Tuhan yang telah ditaruh-Nya di hadapan kami. Semenjak hari Tuhan membawa nenek moyang kami keluar dari negeri Mesir hingga dengan hari ini kami tidak taat kepada Tuhan, Allah kami. Sebaliknya Tuhan telah kami alpakan karena tidak mendengarkan suara-Nya. Dari sebab itu maka melekatlah kepada kami semua bencana dan laknat yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya, waktu nenek moyang kami dibawa-Nya keluar dari negeri Mesir untuk dianugerahkan-Nya kepada kami suatu tanah yang berlimpah susu dan madunya, sebagaimana halnya hari ini' (Bar 1: 17-20). Ketidak-setiaan kepada Tuhan membuat hidup tidak nyaman dan jauh dari keselamatan.

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami percaya mukjizatMu masih terjadi sampai saat ini lewat banyak peristiwa dan hal-hal kecil yang sering tidak kami sadari. Teguhkanlah iman kami kepadaMu, agar kami tidak jatuh dalam kebinasaan, tetapi mampu memahami dan mensyukuri itu semua, supaya kamipun boleh menikmati keselamatan daripadaMu. Amin

 

Contemplatio

'Barangsiapa mendengarkan kamu, ia mendengarkan Aku; dan barangsiapa menolak kamu, ia menolak Aku; dan barangsiapa menolak Aku, ia menolak Dia yang mengutus Aku'.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening