Kamis Pekan Biasa XXVII, 12 Oktober 2017

Mal 3: 13-20 + Mzm 1 + Luk 11: 5-13

 

 

Lectio

Pada suatu kali Yesus bersabda kepada para muridNya: 'jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: Saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,  sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: Jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: Sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Oleh karena itu Aku berkata kepadamu: Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan. Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya'.

 

 

Meditatio

Pada suatu kali Yesus bersabda kepada para muridNya: 'jika seorang di antara kamu pada tengah malam pergi ke rumah seorang sahabatnya dan berkata kepadanya: saudara, pinjamkanlah kepadaku tiga roti,  sebab seorang sahabatku yang sedang berada dalam perjalanan singgah ke rumahku dan aku tidak mempunyai apa-apa untuk dihidangkan kepadanya; masakan ia yang di dalam rumah itu akan menjawab: jangan mengganggu aku, pintu sudah tertutup dan aku serta anak-anakku sudah tidur; aku tidak dapat bangun dan memberikannya kepada saudara. Aku berkata kepadamu: sekalipun ia tidak mau bangun dan memberikannya kepadanya karena orang itu adalah sahabatnya, namun karena sikapnya yang tidak malu itu, ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya'. Sebuah perumpamaan indah disampaikan Yesus tentang sebuah permintaan yang dimohonkan terus-menerus, dan akhirnya dia mendapatkan jawaban juga. Sedikit catatan tentang perumpamaan itu adalah adanya sikap yang tak tahu malu dari si peminta mendapatkan tekanan, yang sekaligus membuat permohonan itu terkabulkan.

'Aku berkata kepadamu', tegas Yesus dengan perumpamaan itu, 'mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu'. Penegasan Yesus ini sepertinya menantang setiap orang untuk berani meminta dan meminta. Setiap orang diminta untuk tidak jemu-jemunya meminta kepada Tuhan sang Empunya kehidupan. 'Karena setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan'. Yesus bukan saja menantang para muridNya, kita semua, tetapi sekaligus memberi jaminan akan terkabulnya setiap permintaan. 'Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu ganti ikan? Atau, jika ia minta telur, akan memberikan kepadanya kalajengking?'. Sebuah perbandingan yang amat sederhana dan logis.

'Jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga!', tegas Yesus. Bukankah Tuhan Allah Bapa di surga itu mahamurah dan penuh belaskasih? Bahkan 'Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya'. Allah akan memberikan diriNya kepada setiap orang yang datang memintaNya. Allah tidak segan-segan membiarkan diriNya kepada setiap orang yang memintaNya. Salah seorang yang meminta hal itu dan membuktikannya adalah rasul Paulus, yang dengan gamblang mengatakan memang aku hidup, tetapi bukan aku yang hidup, melainkan Kristuslah yang hidup dalam diriku.

Kalau Yesus sudah memberikan jaminan seperti itu, masihkah kita bersungut-sungut seperti yang tersurat dalam kitab Maleakhi: 'adalah sia-sia beribadah kepada Allah. Apakah untungnya kita memelihara apa yang harus dilakukan terhadap-Nya dan berjalan dengan pakaian berkabung di hadapan TUHAN semesta alam?'. Padahal dalam kitab itu Tuhan Allah sudah menegaskan juga: 'Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia. Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya. Sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar. Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang' (Mal 3).

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, kami seringkali putus asa ketika berada dalam cobaan, Engkau seperti tidak mendengarkan doa kami. Tetapi janjiMu melalui Injil hari ini sungguh meneguhkan kami untuk tidak ragu dan berputus asa dalam bermohon dan bermohon kepadaMu. Terima kasih ya Yesus untuk kasihMu. Amin


Contemplatio

'Setiap orang yang meminta, menerima dan setiap orang yang mencari, mendapat dan setiap orang yang mengetok, baginya pintu dibukakan'.

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening