Selasa Pekan Biasa XXIX, 24 Oktober 2017

Rm 5: 12-21 + Mzm 40 + Luk 12: 35-38

 

 

Lectio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala. Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka. Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka'.

 

 

Meditatio

Suatu hari bersabdalah Yesus: 'hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala'. Sebuah penyataan Yesus yang mengajak para muridNya untuk selalu berjaga dan siap sedia akan segala yang bisa terjadi di waktu malam. 'Hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya. Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang'. Suatu kebahagiaan tersendiri bagi seorang tuan rumah ketika pulang malam mendapatkan sapaan selamat malam dari para hambanya yang begitu setia menanti-nantikan kedatangannya.  'Aku berkata kepadamu: 'sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka'. Suatu peristiwa yang tidak terduga kemungkinan besar terjadi seorang tuan rumah melayani para hambanya, karena kesetiaan para hamba dalam berjaga-jaga di rumah yang dipercayakan kepada mereka. 'Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka'. Yesus selalu meminta agar para murid, kita semua selalu berjaga-jaga akan kehadiran Tuhan setiap saat.

Mengapa kita harus berjaga? Minimal kita harus membuat Tuhan Allah bergembira dan bersukacita. Tuhan Allah bersukacita, kalau kita selalu berjaga sebagaimana yang dikehendakiNya. Melakukan segala kehendakNya memang menyenangkan hati Allah. Namun kiranya menjadi perhatian kita bersama, bahwasannya keberjagaan kita itu adalah melakukan kehendak dan kemauanNya, yang semata-mata kehendaknya itu adalah pedoman hidup yang menyelamatkan kita. Contoh: berikanlah kepada kaisar yang menjadi hak kaisar, dan kepada Allah yang menjadi hak Allah, ini semua bukan untuk Allah melainkan bagi kita sendiri sebagai anggota mansyarakat yang baik dan sebagai orang yang merindukan keselamatan. Sebab memang Dia tidak memerlukan pujian dan syukur kita; semua yang kita lambungkan malah demi keselamatan kita, karena Kristus menjadi tebusan bagi seluruh umatNya, yang sungguh-sungguh jauh berbeda dengan dia Adam yang telah membuat manusia jatuh dalam dosa (bdk Rm 5).

 

Oratio

Ya Tuhan Yesus, bantulah kami agar mampu melakukan kehendakMu, menyenangkan hatiMu dengan berjaga-jaga setiap saat. Karena hanya dengan siap siaga, maka kami akan menikmati keselamatan seperti yang Engkau janjikan pada kami. Amin

 

Contemplatio

'Apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka'.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Selasa XXX, 26 Oktober 2010

Selasa dalam Pekan Paskah VI, 30 Mei 2017

Sabtu Hening